Beranda - Headline - Hotel Syariah HDH Diresmikan
Walikota Padang Panjang saat peresmian Hotel Syariah HDH
Walikota Padang Panjang saat peresmian Hotel Syariah HDH

Hotel Syariah HDH Diresmikan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Diresmikan oleh Walikota Fadly Amran, Hotel “HDH” tiga lantai di Jalan Abdul Hamid Hakim, Kelurahan Pasausang, Padang Panjang mulai beroperasi sejak Senin malam (17/12/2018). Itulah hotel berkerangka baja pertama di Kota Padang Panjang, bahkan (mungkin) di Provinsi Sumatera Barat.

Hadirnya Hotel “HDH” yang tampil menarik itu mendapat dukungan Walikota Fadly. Sebab, daya tampung hotel di kota ini atas pengunjung jadi bertambah, terutama kalangan ekonomi menengah ke atas. Berikut juga akan menambah perputaran uang di kota ini, termasuk potensi pajak hotel untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Keterangan pengusaha Ali Usman Syuib, pemilik hotel “HDH”, hotel ini terdiri tiga lantai. Lantai-II dan III sebagai hotel sebanyak 8 kamar, Lantai-I sebagai restoran. Di segi fasilitas kamar dan manu restoran, Hotel “HDH” label syariah itu menyuguhkan fasilitas kamar dan menu sekelas hotel Bintang-5.

Di segi fasilitas kamar hotel, antara lain kamar hotel dengan pintu memakai kunci kartu elektronik (cardlock) itu antaralain ada wifi, tv, AC, kamar mandi dengan air panas/dingin dan minibar. Sedang pada restoran terdapat menu unggulan lokal, nasional sampai internasional, sebut Ali Usman didampingi maneger hotel, Dedy.

Yang juga menarik, pada atap gedung (Lantai-IV) terdapat taman mini tempat bersantai. Dari situ tamu bisa menikmati indahnya pemandangan alam ke Gunung Merapi di utara kota, Gunung Singgalang (barat) dan Bukit Tui (selatan). Dari kejauhan juga terlihat Danau Singkarak di arah timur,juga laut dan pantai Kota Padang di arah barat.

Hotel “HDH” yang mulai dibangun pada Agustus 2018 lalu itu sepenuhnya pola rangka besi baja. Makanya, waktu pengerjaan siap dalam waktu sekitar 4 bulan, lebih cepat sekitar 10 bulan dibanding jika dibangun pola rangka beton. Karena itu pula, biayanya hampir berimbang dengan kerangka beton, lantaran hemat tenaga dan waktu.

Sengaja dibangun pola rangka baja, sejalan upaya menimalisir dampak gempa bumi yang relatif kerap terjadi di kota ini. Itu pula sebabnya, dindingnya pakai PVC Wood, yang kuat dan lentur serta relatif ringan. Tidak pakai bata merah, yang selain mudah pecah akibat guncangan, pecahannya juga bisa membahayakan orang yang ditimpanya.

Kota Padang Panjang relatif sering diguncang/getarkan oleh gempa bumi tektonik dan vulkanik. Sebab selain di bawah Padang Panjang terdapat lempeng tektonik aktif, kota ini juga cukup dekat dari garis subduksi (lempeng tektonik aktif di bawah laut) lepas pantai barat Sumatera, ditambah juga cukup dekat dari beberapa gunung api aktif.

Meski begitu, Dr.Abdul Hakam, pakar geotek dari Unand, jauh sebelumnya menyebut di Padang Panjang bisa membangun gedung sampai di atas 10 lantai. Syaratnya, dibangun sesuai ilmu kontruksi moderen. Jika nanti ada yang membangun dengan rangka baja, tentu lebih baik, kata putra Padang Panjang yang meraih S3 geotek di Australia itu.(yetti harni)).-

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Disdikbud Pessel Gelar Diklat Asesor PKG

SPIRITSUMBAR.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah asesor Penilaian Kinerja Guru (PKG), Dinas Pendidikan dan ...