Beranda - Bisnis - Hotel Kerangka Baja Pertama Hadir di Padang Panjang
Pembangunan hotel 3 lantai berkerangka baja di Jalan Abdul Hamid Hakim, (foto Yet)
Pembangunan hotel 3 lantai berkerangka baja di Jalan Abdul Hamid Hakim, (foto Yet)

Hotel Kerangka Baja Pertama Hadir di Padang Panjang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com – Sebuah hotel tiga lantai kerangka baja pertama di Kota Padang Panjang kini dibangun di tepi Jalan Abdul Hamid Hakim, dekat Perguruan Thawalib dan Diniyah Putri, Kelurahan Pasar Usang kota itu. Pembangunannya direncanakan siap tiga bulan, lebih cepat 9 – 12 bulan dari pembangunan pola beton.

Karena itu, meski biaya pengadaan bahan relatif mahal. Tapi karena tempo pengerjaannya singkat dan lebih mudah, biaya pembangunan jadi hampir berimbang dengan bangunan beton. Sebab, terjadi banyak efisiensi, terutama tenaga kerja/upah. Keuntungan lebihnya, Insya Allah bangunan akan lebih tahan, lebih kuat dan ramah gempa.

Itulah pertimbangannya, pembangunan hotel tiga lantai ini 100 persen berkerangka baja, ungkap pemiliknya, H.Ali Usman Syuib, SE, pengusaha toko bangunan Hidayah Padang Panjang, pekan ini. Sebab, Kota Padang Panjang dikenal rawan gempa, lantaran di bawahnya ada lempeng tektonik aktif, dan di hinterlandnya terdapat beberapa gunung api.

Karena itu pula dinding bangunan hotel ini memakai PVC Wood dengan lapisan luar ACP. Sebab, selain bahannya ringan, juga kuat dan lentur. Tidak seperti batu bata, yang selain berat, sehingga menambah beban pada tiang gedung. Batu bata juga relatif mudah pecah, dan pecahannya bisa membahayankan orang yang ditimpanya.

Meski begitu, bangunan hotel kerangka bajanya ini bukanlah bangunan anti gempa. Sebab, jika Allah SWT berkehendak, tidak satupun kekuatan di alam jagat raya ini yang akan bisa bertahan, kata Ali, alumni Perguruan Thawalib Padang Panjang tersebut. Karenanya, yang mungkin itu adalah upaya manusia mengurangi dampak gempa.

Ditanya jumlah kamar yang disiapkan, Ali Usman Syuib, putra kelahiran 1964 dari Batangkapeh, Kabupaten Pesisir Selatan itu, menyebut sebanyak 8 kamar di Lantai-II dan Lantai-III. Ukuran kamar terdiri 3 x 6 meter, dan 3 x 7,5 meter. Fasilitas kamar antaralain AC, air panas – dingin, dan wifi.

Sedang Lantai-I dialokasikan untuk ruang restoran, yang sekaligus terbuka untuk umum. Layanan menu restoran mulai dari makanan khas Minang, juga menu unggulan nasional dan internasional, sebut Ali, suami dari Hj.Rina, alumni Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang yang juga kelahiran Kota Serambi Mekah itu.

Hotel dengan nama; “HDH Islamic Hotel & Restoran” itu sesuai rencana akan diresmikan pemakaiannya pada awal November 2018 datang. Karena pembangunan fisik hotel, pengisian meubel dan fasilitas penunjang operasional hotel serta restoran, Insya Allah akan siap sebelum akhir Oktober datang.

Catatan Spirit Sumbar, bangunan bertingkat kerangka baja pertama hadir di Kota Padang Panjang pada 1997 yakni bangunan induk pada Pesantren Serambi Mekah di Gugukmalintang. Tapi kalau bangunan bertingkat kerangka baja untuk hotel, yang pertama itu adalah yang kini dibangun di Jalan Abdul Hamid Hakim, Pasar Usang.(yet)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Apresiasi untuk Sumbar, Raih KASN 2018

SPIRITSUMBAR.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerima Anugrah Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) Tahun 2018 ...