Beranda - Pariwisata - Event - Hari Ibu, Bundo Kanduang Gelar Lomba Pakaian Tradisi
Ny. Emi Serahkan hadiah bagi pemenang peragaan busana
Ny. Emi Serahkan hadiah bagi pemenang peragaan busana

Hari Ibu, Bundo Kanduang Gelar Lomba Pakaian Tradisi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bundo Kanduang Ke 44 dan Hari Ibu Nasional ke 90 Tahun 2018, Bundo Kanduang Kabupaten Tanah Datar saat pertemuan bulanan, Kamis (20/12/2018) di Balai-adat Adat LKAAM Tanah Datar menggelar penampilan pakaian harian tradisi perempuan Minangkabau.

Ketua Bundo Kanduang Tanah Datar Gusnawellis menyampaikan, dalam pertemuan bulanan ini sengaja ditambah dengan kegiatan lain sebagai wujud turut meriahkan HUT Bundo Kanduang dan Hari Ibu Nasional. “Bundo Kanduang rutin laksanakan pertemuan bulanan di gedung ini, dan pertemuan kali ini kita laksanakan penampilan pakaian tradisi Minangkabau dan nantinya akan dinilai mana yang terbaik dari yang baik,” ujarnya.

Gusnawellis juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Bundo Kanduang Kecamatan dan Nagari yang meluangkan waktu hadir dalam acara itu. “Terima kasih atas dukungan kita semua, sehingga acara berjalan lancar diakhir tahun ini, semoga ini menjadi pertanda kita bisa lebih baik lagi tahun 2019 akan datang,” katanya.

Selepas itu Istri Bupati Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah Tarmizi yang juga menjabat sebagai pembina Bundo Kanduang Tanah Datar menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Bundo Kanduang dalam menyelenggarakan acara ini.

“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh Bundo Kanduang atas HUT nya, kemudian sesuai tema HUT Bundo Kanduang yakni Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan keluarga dan bangsa, semoga bisa kita wujudkan bersama,” ujar Emi.

Kemudian Emi juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pergelaran pakaian tradisi perempuan Minangkabau. “Dengan pergelaran pakaian ini, bisa memupuk rasa memiliki dan cinta terhadap tradisi pakaian perempuan Minangkabau, sehingga diharapkan generasi muda saat ini juga tumbuh rasa yang sama sehingga budaya itu tetap bisa terjaga,” ujar Emi.

“Tentu hal ini juga perlu dilakukan, karena kemajuan dan perkembangan teknologi yang tidak bisa dibendung, harus di siasati agar budaya kita tidak habis dimakan zaman,” tambah Emi.

Diakhir penyampainnya, Emi Irdinansyah berharap kepada Bundo Kanduang tingkat Kabupaten, kecamatan dan Nagari tetap membina jalinan silaturahmi dengan baik dan terus mengembangkan usaha mempertahankan budaya.

“Bundo Kanduang diharapkan tidak bosan mengajak jajarannya dan kawula muda untuk cinta budaya, seperti budaya pakaian kebaya dalam dan baju kuruang basiba yang ditampilkan dalam acara hari ini,” pesannya.(David)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Disdikbud Pessel Gelar Diklat Asesor PKG

SPIRITSUMBAR.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah asesor Penilaian Kinerja Guru (PKG), Dinas Pendidikan dan ...