Beranda - Headline - Hanyut di Batang Piruko, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas

Hanyut di Batang Piruko, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Diduga bermain dan berenang di Batang Piruko, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat, seorang pelajar hanyut dan di temukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (27/7/2019).

Atas peristiwa hanyutnya seorang bocah di sungai Batang Piruko ,dibenarkan oleh Kapores Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kapolsek Koto Baru, Iptu Nafris.

Dihubungi awak media melalui via telpon, Minggu (28/7/2019) membenarkan adanya peristiwa seorang bocah korban terseret arus Sungai Batang Piruko, Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.




“Kami mendapat laporan dan informasi dari masrayakat adanya orang terseret arus sungai Batang Piruko, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Mendapat informasi tersebut anggota kami dari Polsek Koto Baru,lansung menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) melakukan evakuasi bersama warga kepada korban yang bernama, Teguh (12) warga Jorong Seberang Piruko Barat Nagari Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Artikel Lainnya

loading…


Kapolsek Koto Baru, Iptu Nafris menambahkan kronologis kejadian, korban bersama teman temannya pulang mengaji pada Sabtu (27/7/2019) sore. Korban bersama temannya tersebut mandi mandi di sungai Batang Piruko.

Melihat korban terseret arus, teman teman korban berteriak minta tolong kepada warga yang ada sekitar tepian sungai batang piruko tersebut.

Mendapat informasi ada seorang bocah yang terseret arus  tersebut, warga melakukan pertolongan dan pencariaan terhadap korban.

Tak berapa lama dalam pencarian korban berhasil ditemukan tidak  berapa jauh dari tempat korban mandi mandi. Kemudian korban dibawa lansung ke Pukesmas Koto Baru untuk mendapatkan pertolongan, namun, korban telah meninggal dunia.

Setelah dilakukan visum oleh pihak petugas Pukesmas, korban dibawa oleh pihak keluarganya untuk di kebumikan (eko)



 

 

 

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Semen Padang FC vs Persebaya Surabaya

Irsyad Maulana Pecahkan Telur Kabau Sirah

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Semen Padang FC berhasil meraih poin penuh dengan skor 1-0 pada pertandingan ...