Beranda - Headline - Hantu Macet Koto Baru Sudah Tinggal Kenangan

Hantu Macet Koto Baru Sudah Tinggal Kenangan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Hari Pasar di Koto Baru Tanah Datar yang bertepatan dengan arus mudik, lewat laporan petugas Lantas di lokasi dan pantauan CCTV RTMC Ditlantas Polda Sumbar, kondisinya lancar.

“Alhamdulillah… macet yang menghantui belasan tahun setiap Senin hari Pasar di Koto Baru, H-4 jelang lebaran, kondisi lalu lintas di ruas itu lebih baik dibandingkan tahun lalu,”ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Singgamata kepada wartawan, Senin 11/6/2018 sore.

Senin terakhir jelang Idul Fitri 1439 H, kondisi pasar yang ramai tapi kendaraan dari dan ke Padang melaju lancar di sana.

“Dibandingkan Senin jelang Lebaran tahun lalu, kondisinya mencekam, bahkan cuitan netizen di media sosial tahun lalu saya dikasih tahu jajaran bermacam-macam, wajar karena masyarakat pengendara terjebak macet panjang dan lama, saat hari pasar di Koto Baru itu,”ujar Singgamata.

Dari pantauan CCTV RTMC Ditlantas di Jalan Nipah Padang, pukul 12.44 WIB siang tadi suasana lalu lintas memang padat.

“Pasarnya ramai, lalu lintas di ruas utama Padang-Bukittinggi juga padat, tapi tidak terjadi stag atau macet total, arus lalu lintas tetap mengalir perlahan,”ujarnya.

Kondisi ini kata Singgamata, karena kemampuan aparat lalu lintas yang mampu mengurai dan memberi kesadaran kepada masyarakat yang beraktifitas di pasar tersebut.

“Termasuk pemakaian pembatas jalan dan makin pahamnya masyarakat menggunakan lahan parkir yang telah disiapkan sebelum ini,”ujarnya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Singgamata bersyukur dan berterima kasih atas pencapaian di jalur terkenal belasan tahun sebagai horor macet.

“Semua berkat doa dan ihktiar kita semua, jajaran Ditlantas dan Satlantas Polres, tokoh masyarakat Koto Baru serta media yang selalu memberikan pemahaman lewat beritanya. Terpenting lagi arahan langsung Kapolda Sumbar, Bapak Irjend Pol Fakhrizal,”ujar Singgamata didampingi Kasudikyasa Ditlantas Kompol Ari Wibowo.(rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Menunggu Kreasi Generasi Tamat Kuliah

Spiritsumbar.com, Padang – Setelah tamat kuliah diharapkan generasi muda ini mesti kreatif apakah cari kerja ...