Beranda - Headline - Hanif Datang, Indonesia Langsung Juara
Indonesia vs Hongkong
Indonesia vs Hongkong

Hanif Datang, Indonesia Langsung Juara

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Bekasi – Timnas U-23 Indonesia mengalahkan timnas U-23 Hong Kong 3-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A Asian Games 2018,  di Stadion Patriot Bekasi, Senin (20/8/2018).

Kemenangan ini memastikan Indonesia juara grup A dengan poin 9 dari 3 kali menang sekali kalah.
Berikutnya, Tim Garuda akan menghadapi peringkat 3 Grup c, Uni Emirat Arab di babak 16 besar pada 24 Agustus 2018.

Indonesia sempat tertinggal oleh gol kapten tim Hongkong China, Hok Ming Lau pada menit ke-38. Namun, skuad asuhan Luis Milla yang terus menekan, akhirnya berhasil menyamakan skor lewat gol Irfan Jaya pada menit ke-46.

Hongkong China yang hanya butuh hasil imbang tetap menerapkan pola bertahan. Sehingga Stefano Lilipaly dan Alberto “Beto” Goncalves mengalami kesulitan menerobos pertahanan skuad Kar Lok Kenneth Kwok.

Terus menekan, akhirnya Stefano Lilipaly berhasil lepas dari pengawalan pemain belakang Hongkong. Dengan tendangan keras, pemain naturalisasi ini berhasil menggetarkan jala gawang Hongkong yang dikawal Ho Chun Yuen.

Ketinggalan 1 gol, para pemain Hongkong kembali bermain terbuka. beberapa kali, mereka berhasil menerobos pertahanan Hansamu Yama dkk. Malahan Andritany harus berjibaku mengawal gawangnya agar tidak kebobolan.

Namun, itu hanya sesaat. Para pemain Indonesia kembali menguasai permainan. Puncaknya, Hanif Syahbandi yang baru beberapa menit memasuki lapangan berhasil menceploskan bola ke gawang Hongkong hingga merubah kedudukan 3-1 untuk kemenangan Indonesia.

Bagi Hongkong, kekalahan ini begitu menyakitkan. Karena, dalam pertandingan ini, Hongkong hanya butuh hasil seri. Dengan kekalahan ini Hongkong melorot ke peringkat tiga klasemen dengan koleksi tujuh poin. (Salih)

 

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Suporter Semen Padang FC tumpah saat menghadapi Kalteng Putra di match 6 Liga 2 (foto Saribulih)

Kalah dari Semen Padang FC, Kalteng Putra Ngamuk

Begitu babak kedua dimulai, Semen Padang kembali melakukan serangan bergelombang. Apalagi, target selisih 2 gol ...