Beranda - Headline - Hadapi Mauritius, PSSI Panggil 20 Pemain
Timnas U-19 saat menghadapi Myanmar
Timnas U-19 saat menghadapi Myanmar

Hadapi Mauritius, PSSI Panggil 20 Pemain

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Tim Nasional Indonesia akan menjalani uji coba internasional FIFA Match Day dengan melawan Mauritius, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selasa (11/9/2018) . Uji coba ini rencananya akan kick off pada pukul 16.30 WIB.

Pada laga uji coba ini PSSI memanggil 20 pemain yang mayoritas skuad yang bermain di Asian Games 2018. Untuk pelatih, sementara akan ditangani oleh coach Bima Sakti dan Danurwindo.

Dari nama-nama yang dipanggil, selain didominasi pemain usia U-23 juga terdapat beberapa pemain senior yakni Muhammad Ridho (Borneo FC), Fachruddin (Madura United), Rizki Pora (Barito Putera), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Alfin Tuasalamony (Arema FC), Boaz Solossa (Persipura). Pemain naturalisasi Stefano Lilipaly juga turut dipanggil. Dan ini menjadi pemanggilan pertama di Timnas bagi striker Arema FC, Dedik Setiawan.

“Kami memanggil dengan skuat kombinasi antara pemain usia 23 yang bermain di Asian Games lalu dengan para pemain senior. Uji coba melawan Mauritius kami rasa sangat bagus sebagai persiapan menuju Piala AFF 2018,” kata Bima Sakti.

Berikut 20 pemain Indonesia melawan Mauritius

Kiper
1. Muhammad Ridho (Borneo FC)
2. Awan Setho (Bhayangkara FC)

Belakang
3. Fachrudin (Madura United)
4. Bagas Adi (Arema FC)
5. Hansamu Yama (Barito Putera)
6. Rizky Pora (Barito Putera)
7. Alfin Tuasalamony (Arema FC)
8. Gavin Kwan (Barito Putera)

Tengah
9. Evan Dimas (Selangor FA)
10. Hanif Sjahbandi (Arema FC)
11. Bayu Pradana (Mitra Kukar)
12. Zulfiandi (Sriwijaya FC)
13. Irfan Jaya (Persebaya)
14. Riko Simanjuntak (Persija)
15. Febri Hariyadi (Persib)
16. Ilham Udin (Selangor FA)
17. Septian David (Mitra Kukar)
18. Stefano Lilipaly (Bali United)

Depan

19. Boaz Solossa (Persipura)
20. Dedik Setiawan (Arema FC)

Tonton Video Gol Semen Padang FC yang dianulir wasit di Liga 2 saat menghadapi Persika Karawang

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kepala LPMP Sumatera Barat Berganti Tempat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melantik 136 pejabat dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ...