Beranda - Berita Pilihan - Gelar Aneka Lomba, Pojok Baca Zuama Dalam Penantian
Remaja masjid Zuama
Remaja masjid Zuama

Gelar Aneka Lomba, Pojok Baca Zuama Dalam Penantian

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Generasi muda yang tergabung dalam kegiatan remaja Masjid Zuama’, Pasar Usang, Kota Padang Panjang sedang giat-giatnya  mempersiapkan  pojok baca  yang rencananya berlokasi di teras Masjid yang luas, bersih dan sejuk itu. Untuk itu, Minggu lalu anak-anak SD hingga SMTA itu menggelar rapat koordinasi sekaligus membahas  kegiatan lomba memperingati Nuzul Qur’an 1440 H.

Penggeraknya, Yuli, staf Dinas Kominfo, yang merupakan  warga setempat. Dia dan beberapa ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim dan kelompok arisan jembes kemudian menghadap Surya Darma, pengurus Masjid Zuama’. Setiap kali rapat sekretaris pengurus Masjid ini selalu hadir dan ikut support kegiatan kegiatan remaja Masjid.

Setelah diregulasi, tercatat 36 orang anggota aktif remaja Masjid Zuama’, Masjid dimana Hamka pernah belajar mengaji. Uniknya, anak-anak usia SD  juga aktif disini. Saban malam dibulan puasa ini mereka aktif tadarus. Tiap malam mereka mengaji 1 juz. Jika ada kesalahan dalam membaca diluruskan oleh ustaz.

Remaja Masjid diketuai Raka, sekretaris Alfi dan bendahara Zifa ini dilengkapi dengan beberapa seksi. Tiap ada kesempatan, Yuli yang  selalu mendampingi  kegiatan remaja Masjid selalu menekankan, dari sini  anak-anak belajar berorganisasi, belajar mengeluarkan pendapat, belajar menyatukan perbedaan dan harus berani tampil.

Yang pertama bagi remaja Masjid  Zuama’, harus ikut meramaikan Masjid, shalat berjemaah, mengaji dan kegiatan amal lainnya. Kemudian mereka ditantang untuk mengadakan  kegiatan lomba  dalam peringatan Nuzul Qur’an. Sebagai pemula  acaranya cukup dari kita untuk kita dulu.

Hasilnya, Minggu 12/5 terbentuklah kepanitiannya. Enam bidang lomba yang akan digelar 19 Mei mendatang adalah, tahfizh, nasyid, lomba azan, lomba penyelenggaraan jenazah, lomba bercerita dan lomba pidato.

Untuk masing masing cabang lomba dipilih ketua dan beberapa orang anggota. Intinya, semua harus terlibat dan bertanggungawab serta  mencari peserta sebanyak banyaknya, tegas Yuli seraya mengingatkan waktu kita  tak banyak jadi  semua harus aktif. Soal hadiah jangan dicemaskan, kita akan bergerak bersama. Hadiahnya tak usah yang mahal, yang penting itu bermanfaat, saran Yuli lagi.

Usai kegiatan lomba, remaja Masjid lebih focus lagi menyiapkan pojok baca. Dari kalangan remaja Masjid  terpilih beberapa orang  yang terjun lansung  mengurus pojok  baca. Walau begitu semua diminta mengajak orang membaca sebanyak-banyaknya. Ajak adiknya, mama dan papanya, om dan tante  dan orang orang sekelilingnya.

Kahadiran  pojok baca/taman baca masyarakat di wilayah kota Padang Panjang diyakini  ikut diapresiasi Pemko Padang Panjang, sebab,  di Padang Panjang kini sedang gencar gencarnya  gerakan literasi. Bahkan kini ada gagasan tiap rumah punya ruang baca.  Muhammad Subhan, ketua FPL (Forum Pegiat Literasi), melalui The Public, berjanji  donasi buku jika  Pojok baca  Zuama’ di launching nanti. (yetti harni)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kepala Sekolah Dalam SPMI

Oleh : Feri Fren (Widyaiswara LPMP Sumbar) Kepala sekolah merupakan pemegang kunci kesuksesan dalam sebuah ...