Beranda - Pariwisata - Budaya - Gelar Adat Penentu Fungsi Ninik Mamak
Bupati Indra Catri menyerahkan bibit pada pondok pesantren
Bupati Indra Catri menyerahkan bibit pada pondok pesantren

Gelar Adat Penentu Fungsi Ninik Mamak

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Ampek Angkek – Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah mengatakan bahwa seseorang tidak dapat berfungsi sebagai ninik mamak dalam masyarakat adat, seandainya dalam kaum keluarga sendiri tidak mempunyai gelar kebesaran kaum yang diwarisinya.
Artikel Lainnya

loading…


Ungkapan ini di sampaikan Bupati Indra Catri ketika menghadiri Seminar Adat Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sabtu (14/4/2018).

“Penghulu terpilih karena tinggi tampak jauah gadang tampak dakek, pandangnyo leba alamnyo laweh, tinggi dek dianjuang gadang dek diamba, yang pengangkatannya atas persetujuan bersama untuk menjadi pemimpin.

Lebih detail bupati Indra Catri katakan bahwa peran ninik mamak di tengah masyarakat sebagai pemimpin informal dituntut untuk memotivasi anak kemenakan dalam berbagai kegiatan pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik. Bukan hanya sekedar memerintah, tetapi benar-benar dituntut dalam segala kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat.

Ninik mamak merupakan orang yang mempunyai budi yang dalam, tingkah laku yang baik dan tutur kata yang sopan, sehingga menjadi panutan dan dambaan bagi anak kemenakan.  Dalam pematah “Manimbang samo barek, membagi samo banyak artinya meletakkan sesuatu pada tempatnya.

Dia jelaskan bahwa  jabatan ninik mamak sebagai pemegang sako secara turun temurun menurut garis keturunan ibu dalam sistem matrilineal. Sehingga, keberadaan niniek mamak lebih jauh terlihat bak pepatah minang

“Bak baringin di tangah koto, ureknyo tampek baselo, batangnyo tampek basanda, dahanyo tampek bagantuang, daunnya tampek bataduah kahujanan, tampek balinduang kapanehan, nan didahulukan salangkah ditinggikan sarantiang, kapai tampek batanyo, kapulang tampek babarito. Begitu lah tingginya peran seorang niniek mamak ujarnya. ( Irman Naim )

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bagindo M Leter Rindukan Sosok Donny Moenek

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Walau hanya beberapa bulan menjadi Penjabat Gubernur Sumbar, namun Reydonnyzar Moenek telah ...