Jumat , 21 September 2018
Beranda - Pariwisata - Budaya - Gapura Mantap Percepat Entaskan Kemiskinan
Bupati Tanah Datar diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Mukhlis bersama Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) se Jabodetabek Maidasril
Bupati Tanah Datar diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Mukhlis bersama Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) se Jabodetabek Maidasril

Gapura Mantap Percepat Entaskan Kemiskinan

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang Magek – Gerakan Pugar Rumah Masyarakat Tidak Mampu (Gapura Mantap) yang digagas Pemeritah Daerah ternyata memperoleh respon sangat bagus dari berbagai kalangan masyarakat dan perantau asal Tanah Datar, dimana dapat kita lihat dari pelaksanaan kegiatan hari ini yang merupakan sebuah kegiatan yang disponsori perantau asal Padang Magek.

Hal ini disampaikan Bupati Tanah Datar diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Mukhlis dihadapan ketua Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) se Jabodetabek Maidasril, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Tanah Datar Syafril Jamal, Camat, Forkopimca Rambatan, Wali Nagari Padang Magek, Ninik mamak dan undangan lainnya saat acara peletakan batu pertama  program bedah rumah di Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan, Kamis (1/3/2018).
Artikel Lainnya

loading…


Mukhlis mengungkapkan, dari 3.564 rumah masyarakat yang terdata pada Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar secara bertahap pemerintah daerah secara bertahap terus membenahinya. “Seperti diketahui anggaran Pemda Tanah Datar sangat terbatas sekali, sehingga pembenahan dan pencapaian  agar rumah masyarakat menjadi layak huni harus bertahap dilakukan, namun dengan adanya inisiatif dan sumbangan nyata dari perantau tentu Pemda sangat terbantu sekali” sampainya.

Atas inisiatif perantau yang tergabung dalam IKPM, Bupati melalui Asisten Mukhlis menyampaikan penghargaan dan apresiasi. “Program bedah rumah ditingkat Kabupaten lebih dikenal dengan Gapura Mantap sewaktu pertemuan akbar IKTD beberapa waktu lalu diambil keputusan bersama minimal perantau bisa membantu masing-masing nagari asalnya 1 unit rumah untuk diperbaiki, namun hari ini terbukti perantau Padang Magek mampu memberikan bantuan pugar rumah untuk tujuh rumah, ini harus kita apresiasi dan semoga menjadi contoh bagi yang lain” ujar Mukhlis.

Ditambahkan Mukhlis, tahun 2017 telah dilaksanakan rehab rumah untuk 650 rumah tersebar di 75 Nagari se Tanah Datar dengan total dana Rp 8 miliar. “Gapura Mantap merupakan sebuah program yang dilaksanakan untuk salah satu langkah percepatan pengentasan kemiskinan, Alhamdulillah tahun 2017 lalu bersumber dari APBN, DAK Nagari, Baznas dan bantuan perantau serta lainnya kita telah lakukan pugar rumah sebanyak 650 buah, dan Insya Allah tahun 2018 ini melalui APBD dianggarkan untuk 2 rumah per nagari” tukas Mukhlis.

Sementara itu Ketua IKPM se Jabodetabek Maidasril yang juga mewakili IKPM se Nusantara menyampaikan, kegiatan pugar rumah yang digagas IKPM merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh IKPM. “Bantuan pugar rumah yang kami namakan Program Bedah Rumah Tinggal Layak Huni atau Rutilahu, tahun 2018 ini kami anggarkan untuk 7 rumah terbagi per jorong di Nagari Padang Magek dimana setiap rumah kami bantu sebesar Rp15 juta” sampainya.

Maidasril menambahkan, IKPM yang merupakan persatuan perantau asal Padang Magek mempunyai banyak kegiatan sosial untuk dilaksanakan di kampung halaman. “Kita sudah lakukan pengadaan ambulan, dan Insya Allah ke depan kita juga akan melakukan rehab masjid sehingga lebih representatif untuk dipergunakan” ujarnya.

Di kesempatan itu tokoh masyarakat dan juga anggota DPRD Tanah Datar Syafril Jamal menyampaikan terima kasih atas perhatian perantau kepada kampung halaman. “Terima kasih atas bantuan dan program yang dilakukan perantau, semoga bisa sedikit meringankan beban masyarakat kita, khususnya di kampung halaman kita ini” sampainya.

Selepas kegiatan seremonial, Nurbaiti salah seorang penerima program Rutilahu menyampaikan terima kasih kepada Perantau dan juga pemerintah daerah. “Bantuan ini sungguh sangat besar bagi kami, Saya sudah 10 tahun ditinggal suami dengan 4 orang anak, sementara pekerjaan saya sebagai penjual makanan ringan masih cukup untuk beli makanan saja. Kami sekeluarga mendoakan semoga perantau kita diberi kemurahan rezki dan pahala setimpal dari Allah Swt” pungkasnya. (Dvd)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pengumuman Rekrutmen CPNS_2018

Ini Formasi Rekrutmen CPNS 2018 untuk Pusat

SpiritSumbar.com – Sebagai tindak lanjut dari penyerahan formasi CPNS tahun 2018, kementerian/lembaga/pemerintah daerah, diwajibkan untuk ...