Beranda - Headline - Forum Konsultasi Publik Rancang RPJMD 2017 – 2022
Wako Riza Falevi saat membuka Alek Payakumbuh Bagodang
Wako Riza Falevi saat membuka Alek Payakumbuh Bagodang

Forum Konsultasi Publik Rancang RPJMD 2017 – 2022

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Payakumbuh – Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Payakumbuh 2017-2022 dibuka Walikota Riza Falepi. Acara pembukaan yang berlangsung di GOR Serbaguna M. Yamin, Jl. Rky. Rasuna Said, Kamis (19/10), merupakan rangkaian pelaksanaan penyusunan RPJMD untuk masa lima tahun mendatang.
Artikel Lainnya

loading…


Selain dihadiri oleh Walikota Riza Falepi, juga dihadiri pula oleh Forkompimda, Kepala Bappeda, Rida Ananda, pimpinan OPD, Camat, Lurah, tokoh masyarakat, utusan dari berbagai elemen masyarakat lainnya seperti ormas, LSM, alim ulama, cerdik pandai, bundo kanduang dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Riza Falepi mengharapkan melalui forum ini akan tercipta rancangan RPJMD untuk tahun 2017-2022, yang merupakan penjabaran dari visi misi kepala daerah.

“Kami mengharapkan rancangan awal RPJMD ini, benar-benar pejabaran visi-misi yang telah kami sampaikan pada pilkada beberapa waktu lalu”, ungkap Walikota Riza.

Ditambahkan Wako Riza, melalui forum ini pula, bisa didapatkan sumbang saran, usulan, masukan dan bahkan kritikan yang membangun demi terwujudnya Payakumbuh yang kita cita-citakan.

“Melalui forum ini, diharapkan sumbang saran, usulan, masukan bahkan kritikan yang membangun demi Payakumbuh yang maju.

Bahkan dari masukan dan usulan tersebut dapat diinventarisir, hal-hal apa saja yang sesuai dengan visi misi. Kemudian program yang dirancang pun hendaknya dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Payakumbuh. Seluruh aspek pembangunan harus menjadi prioritas agar kemakmuran masyarakat dapat kita capai”, jelas Walikota Riza.

Menurut Walikota Riza, saat ini APBD kota Payakumbuh telah masuk kategori ideal, sesuai dengan saran dari Kementerian Dalam Negeri.

“APBD kota Payakumbuh saat ini sudah tergolong ideal dan berpihak pada masyarakat, dimana belanja langsung telah mencapai 60% dan sebaliknya belanja tidak langsung sekitar 40%.

Ini artinya Pemerintah Daerah telah berupaya maksimal membelanjakan anggarannya demi kepentingan masyarakat, seperti pembangunan sekolah, perbaikan jalan dan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, sanitasi, pemeliharaan fasilitas umum, pembuatan MCK Plus, pengairan, dan sebagainya”, ungkap Wako Riza. (wba).

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...