Beranda - Pariwisata - Budaya - FKSS Gelar Rakor, Bahas Kegiatan November 2018
FKSS Bahas Kegiatan November 2018
FKSS Bahas Kegiatan November 2018

FKSS Gelar Rakor, Bahas Kegiatan November 2018

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com – Rapat Koordinasi (Rakor)  Forum Kabupaten Sijunjung Sehat (FKSS) bersama Jajaran OPD Kab. Sijunjung, di Aula Bapppeda Kab. Sijunjung, Rabu (29/8/2018)

Rakor membahas tentang kegiatan di bulan Nofember 2018 yang akan datang. Disamping penyiapan indikator dan dokumentasi  kegiatan 2017 dan 2018 di dalam program kegiatan mewujudkan KKS dan  mempertahankan penghargaan Swastisaba Wistara program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional 2019.

Rakor langsung dipimpin Ketua Pembina KKS Kab. Sijunjung Febrizal Ansori,SH.M.Si dan Ketua FKSS. Fajar Septrian,SE. Sementara peserta rakor terdiri dari Tim Pembina Teknis  KKS baik dari para Kadis pejabat Eselon II b , Kabid atau pejabat yang mewakili.

Bahkan dalam rakor tersebut direncanakan hadir Bupati Sijunjung Drs. H. Yuswir Ariin. MM. Dt. Indo Marajo. Namun karena beliau banyak kesibukan semua dihandel oleh ketua pembina KKS Febrizal Ansori.

Pejabat Eselon II b yang hadir Kadis Parpora, Yufritas, ST, MT, Kepala Inspektorat,Drs. Endi Nazir, KADIS Pol-PP & Damkar Masharyanto,SE, Kadis PPK & UKM, M. Yasri.MM, Sementara dari Pejabat Eselon III a. Sekretaris Dinas PUPR Syamsurizal,ST, Kakan Kesbang Pol & Linmas Drs. Yunani,SE.M.Sidan para pejabat Eselon III yang lain yang terkat dengan program KKS.

Febrizal Ansori menyampaikan tentan kegiatan di bulan November 201 mendatang yang antara lain, Toilet Dunia, Hari Kesehatan Nasional dan Hari Bhakti Karang Taruna.

Untuk kegiatan Hari Bhakti Karang Taruna Prov. SumateraBarat akan di pusatkan di Kab. Sijunjung. Pembahasan dalam rakor tersebut merambah persiapan mempertahankan Swastisaba Wistara yang penilaiannya setiap 2 tahun sekali yaitu nanti ditahun 2019.

Tentu KKS  yang memperoleh penghargaan Swastisaba Wistara mempersiapkan sejauh mana pencapaian kiprah  8 program kinerja denga pengelolaan datanya yang betul-betul harus valit   antara lain, Program Udara Bersih, Kawasan Tanpa Rokok, Pengelolaan Sungai dan Pengelolaan Pasar Sehat,

Juga, Pengelolaan Kawasan Car Free Day, Kawasan Industri an Perkantoran, Pengendalian Perambaha Hutan, Illegal Loging & Perambahan Hutan dan Peengelolaan Hutan.

Kelengkapan data di setiap OPD harus ada legalitas tanda tangan dengan sempel. Adanya daftar hadir, undangan, notulen, phaspoto, SK, yang akan mendukung per indikator. Lalu Regulasi, Penghargaan baik ( internasional, nasional dan provinsi ) dan implementasi lapangan.

Dari hasil rakor ini akan djadikan notulen. Data yang harusdiserahkan kepada FKSS dari setiap OPD kegiatan 2017 – 2018. Untuk data 2017 selambat-lambatnya Oktober 2018 harus diserahkan. Untuk kegiatan 2018 selambatnya Januai 2019.

Namun alangkah baiknya diangsr dari sekarang. Kalau sekaang bisa mengangsurnya kenapa harus kita tunda dan menunggu sampai batas waktu ang ditetapkan?- ujar KetuaPembina FKSS Febrizal Ansori.

Untuk Kawasan Car Free Day direncanakan dan dipusatkan di Simpang Tiga Pasar Jum’at – Kandang Baru. Memang di lokasi inilah sanga tepat dibangunnya RTHKP/Taman Kota dengan kelengkapan Children Play Ground.

Sebaiknya arahanTata Ruang Kota, seluruh penjual makanan /kuliner baik siang maupun malam sebaiknya dipusatkan di lokasi ini. Termasuk nantinya para penjual membukoan di bulan puasa juga di sini. Sehingga kontek tata ruang pengembangan keindaha tata kota itu ada ada azas pemerataan dan tertib.

“Andaikata bangunan Kantor Bupati Sijunjung itu nantinya betul betul tercapai yang namanya Kawasan Tetib Belalu-Lintas. Ketika jam sibuk, tidak ada lagi truk, atau kendaraan berat lewat depan Kantor Bupati. Sudah saatnya terfikirkan jalan alternatif untuk memenuh persyaratan pusat pemerintahan dengan kawasan perkantoran sehat. Sehingga, kawasan tertib lalu lintas betul-beul tercapai,” ujar salah seorang Pengurus FKSS yang enggan ditulis  namanya. (Riyon)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Saudi Arabia vs Malaysia di Piala Asia 2018

Saudi Arabia Kalahkan Malaysia di Laga Pertama Grup D

Spiritsumbar.com – Saudi Arabia berhasil meraih kemenangan pada laga pertama mereka di Grup D gelaran ...