Minggu , 18 November 2018
Beranda - Pariwisata - Budaya - Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018 di Launching
Launching Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018

Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018 di Launching

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Peningkatan sektor pariwisata sebagai penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) membutuhkan sinergisitas dan kerjasama yang baik antara legislatif dan yudikatif. Karena dalam membangun pariwisata tidak hanya libatkan Dinas Pariwisata saja, namun juga dinas dan instansi lainnya.

Ini diungkapkan Koordinator Calender of Event (CoE) Wilayah Sumatera Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Raseno Arya di hadapan Sekretaris CoE Kementerian Pariwisata RI Mumus Muslim, Sekda Propinsi Sumbar Alwis, Wabup Tanah Datar Zuldafri Darma, Ketua DPRD Anton Yondra, Ketua Dekranasda Ny. Emi Irdinansyah Tarmizi, Ketua KKTD Yuherman dan undangan lainnya dalam acara Launching Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018 di Anjungan Sumbar TMMI, Minggu (28/10/2018).

Raseno Arya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Tanah Datar, karena selalu komit dalam meningkatkan dan mendukung kegiatan pariwisata. “Seperti kita ketahui bersama, Tanah Datar miliki berbagai potensi wisata tidak kalah menarik dan indahnya dibandingkan daerah lain di Indonesia, seperti Istano Basa Pagaruyung, Batu Angkek-angkek, Pacu Jawi, Nagari terindah di Dunia, danau Singkarak dan berbagai objek lainnya. Itu semua butuh perhatian khusus, kerjasama dan kerja keras serta kemauan untuk lebih memperkenalkan pada wisatawan domestik maupun mancanegara,” sampainya.

Raseno Arya juga mengharapkan Kepala Daerah dan dinas terkait untuk pro aktif jemput bola berupa dana bantuan ke Kementerian Pariwisata. “Kita punya lebih 500-an Kabupaten se Indonesia yang mempunyai program kepariwisataan, andai tidak aktif jemput bantuan ke pemerintah pusat, tentu akan sulit, karena tentu saja dana bantuan tidak akan turun dengan sendirinya, apalagi Festival Pesona Budaya Minangkabau tahun 2018 masuk dalam 100 wonderful event Indonesia,” tambahnya.

Yang terpenting menjadi perhatian, tambah Raseno, pembangunan sarana dan prasarana pada lokasi kunjungan wisata menjadi hal utama seperti ketersediaan toilet yang representatif. “Saat di lokasi wisata hal yang harus diperhatikan adalah fasilitas toilet dan keramahtamahan masyarakat melayani para pengunjung atau wisatawan,” pesannya.

Sementara itu Wabup Zuldafri Darma menyampaikan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor prioritas disamping pendidikan. “Event festival budaya Minangkabau merupakan langkah nyata Pemda sebagai penarik kunjungan wisatawan ke Tanah Datar, dan event yang dilaksanakan 28 November sampai 2 Desember 2018 diharapkan mampu memberikan dampak langsung peningkatan kunjungan wisata ke Tanah Datar,” ujarnya.

Halaman Berikutnya

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)

Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional

SPIRITSUMBAR.com – Dr. Desmon, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, meraih Ranking-3 Diklat Kepemimpinan level ...