Beranda - Headline - Dua Malam, PMI Telah Sedot 64 Kantong Darah
Saribulih, owner PSS Grup (Tabloid The Public, Siber Spirit Sumbar dan Wikibisnis) ikut mendonorkan darah (foto: Datuak - Spirit Sumbar)
Saribulih, owner PSS Grup (Tabloid The Public, Siber Spirit Sumbar dan Wikibisnis) ikut mendonorkan darah (foto: Datuak - Spirit Sumbar)

Dua Malam, PMI Telah Sedot 64 Kantong Darah

Print Friendly, PDF & Email
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)

Spirit Sumbar – Guna memenuhi kebutuhan darah selama bulan puasa, Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Transfusi Darah Kota Padang memberikan kesempatan kepada para pendonor untuk menyumbangkan darahnya. Kegiatan donor darah yang dibuka di SJS Plaza Jalan Jhoni Anwar Lapai ini berlangsung mulai malam pertama puasa, Senin (6/6/2016) sampai Senin (4/7/2016).

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi upaya yang dilakukan PMI Kota Padang untuk memenuhi kebutuhan darah selama bulan puasa. Karena biasanya di bulan puasa ini memang sepi pendonor. Ia pun menyempatkan diri mendonorkan darah, menyatu dengan para pendonor lainnya yang sebagian besar merupakan pengunjung di pusat perbelanjaan barang-barang elektronik tersebut.

“Donor darah yang diadakan PMI Kota Padang di malam bulan merupakan langkah yang baik dan patut diapresiasi. Upaya ini untuk memenuhi persediaan darah yang biasanya cenderung kurang di bulan puasa, sedangkan yang membutuhkan tetap banyak,” ujarnya.

Menurut Gubernur Irwan, berdasarkan laporan yang ia terima kebutuhan darah setiap harinya di Kota Padang saja tidak kurang dari 100 kantong darah. Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi kekurangan PMI harus punya stok lebih. Tetapi dengan adanya kegiatan donor darah seperti yang dilakukan PMI Kota Padang ini, minimal akan dapat memenuhi kebutuhan darah. Bahkan jika pendonornya banyak, PMI akan bisa punya stok lebih.

“Dengan kegiatan donor darah ini, minimal PMI dapat mengantisipasi terjadinya kekurangan stok darah,”imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Padang yang juga Ketua PMI Kota Padang H. Mahyeldi Datuk Marajo yang hadir pada malam pertama acara donor darah ini menyebut kegiatan ini terobosan untuk kemanusiaan sekaligus menjadi ladang amal. Sebab, PMI memberikan kesempatan bagi orang yang terpanggil menyelamatkan sesama dengan menyumbangkan darahnya.

“Berdonor di bulan puasa ini merupakan amal ibadah apalagi yang mendonorkan darah untuk menyelamatkan jiwa orang lain,” ujar Mahyeldi.

Lebih lanjut dikatakan, selama bulan puasa ini PMI Padang menargetkan minimal mendapatkan 3.000 kantong darah. Khusus untuk donor darah di SJS Plaza ditargetkan mendapatkan 1.500 kantong darah.

Pendonor bukan saja dari para pengunjung dan karyawan SJS Plaza, tetapi beberapa kelompok masyarakat seperti Himpunan Bersatu Teguh (HBT) dari kawasan pecinan Kota Padang juga sudah mendaftarkan 300 orang pendonor.

Selain itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi juga sudah disurati Gubernur agar ikut serta berdonor disini. “Begitu juga para ASN Pemko Padang, juga sudah saya surati,”tambahnya.

Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan manajemen SJS Plaza memfasilitasi kegiatan donor darah selama bulan puasa, terutama pemilik Edwar Pasaribu yang sangat responsif dan partisipatif untuk kegiatan donor darah ini. “Terimakasih kepada manajemen SJS Plaza yang telah memfasilitasi kegiatan donor darah ini,” ucapnya.

Hal itu juga diamini Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Padang dr. Widyarman yang memotori kegiatan tersebut bersama pengurus PMI Kota Padang lainnya, Yunaldi Didit.

Sementara, salah seorang petugas transfusi darah mengaku selama dua hari pelaksanaan donor darah, sudah berhasil terkumpul 64 kantong. Dia mengatakan untuk hari pertama Senin (6/6/2016), berhasil terkumpul 30 kantong dan Selasa (7/6/2016) sebanyak 34 kantong. Dia meyakini untuk hari-hari berikutnya akan terus bertambah.

“Mudah-mudahan akan terus bertambah, seiring dengan makin tersosialisasinya kegiatan ini pada masyarakat,” ujarnya, saat kesibukannya melayani media ini yang ikut mendonorkan darah.

Dia juga menjelaskan, sepinya kegiatan donor dalam bulan Ramadhan padahal kebutuhan terhadap darah tetap tinggi. Namun, PMI ujarnya juga berupaya untuk melakukan kegiatan donor pada beberapa tempat. “Selain di tempat ini pada malam hari, demi memenuhi kebutuhan darah, kegiatan donor juga dilakukan setiap hari Minggu pada beberapa gereja,” ungkap cewek manis yang selalu setia menyedot darah pendonor ini ramah.

DATUAK

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kepala Sekolah Dalam SPMI

Oleh : Feri Fren (Widyaiswara LPMP Sumbar) Kepala sekolah merupakan pemegang kunci kesuksesan dalam sebuah ...