Beranda - Headline - DPRD Sumbar Sahkan Ranperda Kepemudaan
Suasana salah satu rapat paripurna DPRD Sumbar
Suasana salah satu rapat paripurna DPRD Sumbar

DPRD Sumbar Sahkan Ranperda Kepemudaan

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kepemudaan untuk menjadi Peraturan daerah (Perda).

Keputusan diambil melalui rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda Kepemudaan pada Rabu (13/12/2017). Rapat paripurna juga membahas Ranperda tentang Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Beryodium, Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda  Nomor 1 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum dan Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim dalam sambutatannya mengatakan, dengan adanya Perda tentang kepemudaan tersebut diharapkan proses pembinaan dan pengembangan pemuda dapat lebih terarah, terencana, dan terprogram dengan baik. “Upaya kita untuk menjadikan pemuda sebagai tonggak estafet pembangunan bangsa semakin dapat kita persiapkan dengan matang,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Pembahasan Ranperda tentang Kepemudaan Hidayat mengatakan, pemuda adalah generasi penerus bangsa. Peranan pemuda mempunyai makna dan nilai-nilai strategis serta signifikan dalam menentukan masa depan dalam mencapai cita-cita kemerdekaan RI.

“Untuk memaksimalkan peran dan peningkatan mutu kegiatan kepemudaan di tingkat provinsi Sumbar agar dunia kepemudaan lebih berkualitas prima,” ujarnya.

Hidayat mengatakan, pihaknya juga telah melakukan studi banding ke beberapa instansi dan daerah. Seperti ke Ditjen Produk Hukum daerah kemendagri, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan yang lainnya. Bahkan, juga melakukan studi banding ke Sulawesi Selatan. “Isu krusial yang juga sering dibahas di sana adalah narkoba dan korupsi,” katanya.

“Dengan adanya Perda Kepemudaan ini nantinya, pemerintah daerah dapat mengamodir segala aspek tentang kepemudaan. Sembilan fraksi di DPRD Sumbar dapat menyetujui Ranperda tersebut dijadikan Perda di wilayah itu,” ujarnya. (SALIH)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Gaet Pemilih, Tiga Cawako Bakal Beradu Trik