Beranda - Headline - DPP IKA Unand Kembali Helat Dialog Kedjajaan Bangsa

DPP IKA Unand Kembali Helat Dialog Kedjajaan Bangsa

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Sempat stgnan beberapa bulan, akhirnya DPP IKA Unand Padang kembali berkomitmen untuk menghelat kembali dialog kedjajaan bangsa series.

“Insya Allah awal Februari diskusi media bertajuk Dialog Kedjajaan Bangsa kembali digelar DPP IKA Unand Padang,”ujar kordinator diskusi Adrian Tuswandi, Minggu 21/1 di Padang.

Dialog Kedjajaan Bangsa ini dilaksanakan di Sekretariat DPP IKA Unand pada Sabtu 3 Februari.

“Starting dialog pada 2018 ini dimulai pada 3 Februari 2018 bertepatan dengan grand launching ‘Sikola Cafe’, yang mulai buka di samping bangunan sekretariat DPP IKA Unand Padang,”ujar Al Imran.

Menurut Adrian topik dialog perdana 2018 adalah “Sumbar, Potensi Energi Terbarukan”.

“Diskusi bersama kawan media wartawan dan alumni Unand yang tertarik menghadirkan pembicara yang paham akan energi terbarukan, juga ada akademisi Unand Padang yang menyigi energi terbarukan dalam nilai ekonomis buat masyarakat,”ujar Adrian.

Sementara untuk narasumber dikatakan Isa Kurniawan pada rapat tim Dialog Kedjajaan Bangsa Sabtu sore kamarin ada dari pengambil kebijakan, dari Pertamina dan pelaku yang memproduksi energi terbarukan.

“Seperti Wabup Solok Selatan terkait Geothermal, lalu Surya Tri Harto dari Pertamina, Yeni Maryeni akademisi Unand Padang dan satu lagi pelaku yang membuat energi dari sekam padi,”ujar Isa.

Menurut Adrian Dialog Kedjajaan Bangsa digelar berseri dengan topik berbeda kedepannya merupakan upaya DPP IKA Unand dalam rangka memberi warna pencerahan bagi masyarakat.

“Kita ingin menjadi pewarna sekaligus solusi bagi topik hangat dan aktual bagi masyarakat Sumbar,”ujar Adrian (Rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...