Beranda - Headline - DPD RI Duga Berbahaya, Zat Kimia Jepang Untuk Padamkan Asap
Asmawati - Erwin/Spirit Sumbar

DPD RI Duga Berbahaya, Zat Kimia Jepang Untuk Padamkan Asap

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Keterlibatan asing dalam pemadaman asap dengan menggunakan zat kimia di Sumatera Selatan akhirnya diungkap. Karena dikawatirkan akan ikut berdampak bagi manusia dan lingkungan.

belajar komputer

Anggota DPD asal Sulawesi Tenggara Wa Ode Hamsini Bolu menyatakan, kalau asap saja yang dihirup mengandung karbon dioksida CO2 dan panas. “Saya tidak tahu nama zat kimianya dan reaksinya,” Wa Ode Hamsini Bolu seusai jumpa pers di gedung parlemen di Jakarta Selasa (3/11).

Untuk diketahui pasukan bomba asing yang ikut membantu Indonesia dalam pemadaman asap dua bulan lalu cuma hanya bertahan lima hari termasuk pasukan bomba dari Jepang.

Awalnya anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah Hamdani dari Fraksi Partai Nasdem yang membocorkan pertama kali adanya upaya dari pemasok zat kimia yang dipergunakan untuk memadamkan api dalam kebakaran kebun dan hutan yang masih berlangsung di beberapa titik api.

Cuma saat itu dia tidak mau menjelaskan apakah zat kimia produk Jepang tersebut sudah dipergunakan untuk memadamkan asap di Sumatera dan Kalimantan, atau belum.

Ia saat itu malah ikut mempertanyakan dampaknya buat ekosistem dan sumber daya hayati kita jikalau zat kimia dipergunakan untuk pemadaman asap . “Untuk efek asap saja, saya tidak berani bicara. Penggunaan zat kimia malah saya kawatirkan akan menimbulkan reaksi kimia lain,” jelasnya.

Saat DPD memberikan keterangan kepada wartawan, isu dampak efek zat kimia yang telah dipergunakan untuk memadamkan asap muncul kembali.
Lazada Indonesia
Asmawati anggota DPD yang berasal dari Dapil Sumatera Salatan berharap zat kimia yang dipergunakan oleh bomba Jepang sudah termasuk golongan safety yang aman untuk lingkungan dan manusia.

Ia sendiri mengaku lupa dengan nama zat kimia tersebut. “Cuma zat kimia yang sudah dipergunakan sebanyak 27 ton. Yang penggunaannya dicampurkan kedalam air sebelum disemprotkan ke titik api lewat udara”, jelasnya.

“Data tersebut saya dapatkan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana,BNPB, saat DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kantornya di Jakarta”, tambahnya.

Saat itu BNPB menjelaskan kepada DPD, pesawat pemadam asap dari Jepang mempergunakan zat kimia saat melakukan pemadaman asap di Sumatera Selatan.

Semula Asmawati tidak mau terbuka atas dampak dan efek penggunaan zat kimia tersebut. Hanya dia menjelaskan zat kimia sudah dipergunakan untuk pemadaman asap di Banyuasin dan Ogan Komering yang banyak asapnya.

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Serius Hadapi Pilgub Sumbar, Donny Moenek Siap Adu Konsep

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  RI, Reydonnyzar Moenek, sudah menjadi perbincangan ...