Beranda - Headline - Dony Oskaria : Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Bukan Hal Mustahil

Dony Oskaria : Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Bukan Hal Mustahil

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Jakarta – Sumatera Barat butuh calon pemimpin yang bisa melakukan terobosan. Berani menargetkan pertumbuhan ekonomi tinggi ketika ingin mengemban jabatan sebagai kepala daerah. Orangnya tentu harus benar-benar memahami secara mendalam kondisi daerah, potensi dan punya strategi jelas untuk mencapai target tersebut. Jika tidak, maka Sumbar sulit “berlari” menjauh dari ketertinggalan.

“Kalau kita merasa happy dan menganggap pertumbuhan ekonomi (PE) 5 persen sudah hebat, ya akan begitu-begitu saja daerah kita. Kapan kita bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya, seperti Riau,” tegas tokoh muda Sumbar di pentas nasional Dony Oskaria dalam diskusi yang diadakan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di Hotel Balairung, Jakarta, Jumat (21/2/2020) malam.

Menurut Dony yang juga Wadirut Garuda Indonesia, Sumbar itu butuh percepatan pembangunan jika ingin ekonominya bagus dan pendapatan masyarakatnya meningkat. Harus ada lompatan. Untuk itu, calon pemimpin Sumbar harus berani menetapkan pertumbuhan ekonomi 7 persen sebagai basisnya.



“Pemimpin Sumbar ke depan harus mampu menjawab tantangan itu. Kalau tidak mampu hadapi tantangan itu, ya menurut saya, Sumbar itu tanpa gubernur saya yakin juga bisa tumbuh 5 persen. Kalau kita menganggap tidak bisa, maka keliru. Sulawesi Selatan saja bisa tumbuh di atas 7 persen,” tukasnya.

Artikel Lainnya

loading…


Dibandingkan Sulawesi yang dikatakan sebagai hub Indonesia timur, kata Dony, Sumbar lebih punya potensi secara geografis. Lebih dekat dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan lainnya. “Jadi, kita cari yang bisa 7 persen. Pemimpin yang extra ordinary. Calon pemimpin yang membawa konsep, parameter dan solusi bagaimana bisa tumbuh 7 persen,” katanya.

Untuk menuju ke sana, katanya tentu saja Sumbar harus punya investment map atau peta investasi. Misalnya, ketika ada yang ingin investasi, maka sudah tersedia data lengkap di mana lokasi, apa potensinya, bagaimana status lahannya, sudah clear dan clean apa belum serta bagaimana perizinannya.

“Kita kan belum punya peta investasi per sektor. Padahal, investasi salah satu yang kita butuhkan untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi,” tegas CEO Trans Corp itu.

Calon pemimpin juga harus punya keberpihakan terhadap sektor unggulan Sumbar, yakni pertanian, perikanan dan pariwisata. Misalnya mendukung mendirikan pabrik saus tomat di Alahanpanjang. Lalu sebagai daerah keluatan, bagaimana kepedulian terhadap produksi ikan kita. Kemudian bagaimana membawa turis datang ke daerah.

“Pariwisata harus ada yang menggerakkan karena memiliki multiflier effect tertinggi dibandingkan industri lain. Sebanyak 14 usaha lainnya bergerak, seperti hotel, restoran, kuliner, dan lainnya,” katanya.

Selain Dony, dalam kesempatan ini hadir tokoh muda Sumbar lainnya, yakni Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran dan pengusaha Ricky Donals.



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pusat Kirim APD untuk Sumbar

Spiritsumbar.com, Padang – Keluhan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis di Sumatera Barat ...