Senin , 16 September 2019
Beranda - Headline - Donny Moenek Ajak Masyarakat Sukseskan MTQ Nasional XXVIII
Donny Moenek hadir di acara sosialisasi MTQ Nasional Ke-XXVIII Tahun 2020, yang diadakan Pemprov Sumbar di Jakarta, Minggu (30/6/2019).
Donny Moenek hadir di acara sosialisasi MTQ Nasional Ke-XXVIII Tahun 2020, yang diadakan Pemprov Sumbar di Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Donny Moenek Ajak Masyarakat Sukseskan MTQ Nasional XXVIII

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Sekjen DPD RI), Reydonnyzar Moenek atau yang akrab disapa Donny Moenek, mendukung penuh Provinsi Sumbar menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXVIII tahun 2020.

Karena dengan penyelenggaraan MTQ Nasional ini, dapat memperkuat sinergitas perantau Minang dengan Pemprov Sumbar khususnya dan urang kampung secara umum.

“Apalagi dengan penyelenggaraan MTQ Nasional, maka ribuan orang akan datang ke Sumbar, terkhusus kafilah dari 33 provinsi di Indonesia. Para kafilah itu mengunjung objek wisata di Sumbar, belum lagi mereka akan belanja souvenir dan sebagainya,” ungkap Donny Moenek yang juga merupakan mantan Penjabat Gubernur Sumbar.

Pada kesempatan yang sama, Donny Moenek cukup bangga dan mengacungkan jempol pada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang berhasil membawa MTQ Nasional ke Sumbar. Karena, iven MTQ mempunyai makna yang besar bagi Indonesia yang penduduknya mayoritas Islam. Apalagi bagi Sumbar atau Ranah Minang yang sangat kental dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.



“Dengan datangnya ribuan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia, secara ekonomi,  banyak uang yang akan berputar di Sumbar setiap harinya. Dampaknya sangat besar dalam mengangkat perekonomian masyarakat. Multiflyer effectnya sangat besar,” ungkap Donny Moenek yang santer dibicarakan masyarakat Sumbar, bakal maju sebagai calon Gubernur Sumbar periode 2020-2024.
Artikel Lainnya

loading…


Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat acara halal bi halal antara Pemprov Sumbar dengan tokoh perantau Minang, sekaligus sosialisasi pelaksanaan MTQ XXVIII tahun 2020 di Sumbar, Minggu (30/6/2019) di hotel Balairung Jakarta, sangat berharap dukungan perantau Minang untuk suksesnya agenda besar tersebut.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama seluruh masyarakat Sumbar, baik yang di kampung ataupun rantau. Tanpa sinergisitas kita bersama, saya yakin penyelenggaraan MTQ Nasional ke XXVIII tahun 2020 nantinya di Sumbar pada 18 Juli sampai 26 Juli 2020 di Sumbar tak akan sukses, tak akan berjalan dengan baik,” ujar Gubernur Irwan Prayitno.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh tokoh Minang, baik yang di ranah ataupun di rantau, mari bersama-sama kita sukseskan MTQ Nasional ini. Kalau ada waktu, pulang kampunglah saat acara MTQ tersebut, biar tambah semarak acara kita. Kesuksesan MTQ tahun 1983 lalu di Sumbar, bisa juga diwujudkan nanti di tahun 2020 dan diharapkan lebih fenomenal, baik dalam penyelenggaraan maupun dalam kualitas hasilnya. Bukankah basamo mangko manjadi dan saikek sakabek arek?” harap Irwan kepada seluruh hadirin.

Gubernur Irwan juga yakin, setelah 37 tahun penyelenggaaraan MTQ Nasional di Sumbar yaitu tahun 1983 lalu, semua masyarakat Sumbar akan bertekad menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional ini.


“Sukses penyelenggaraan dan sukses dalam kualitas secara keseluruhan. Apalagi nantinya sistem penilaian telah berbasis IT, tentu kualitas hasilpun semakin fair dan adil,” ungkap Gubernur optimis.

Selain Donny Moenek, juga hadir dalam acara tersebut, sesepuh masyarakat rantau Minang, mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas, Suir Syam (anggota DPR RI), Leonardy Harmainy (anggota DPD RI), tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan Minang, IKM, Gebu Minang, Bupati dan Walikota atau yang mewakili se-Sumbar, anggota DPRD Sumbar, SKPD Provinsi Sumbar, anggota LPTQ, staf Kemenag Prov Sumbar serta undangan lainnya. (Rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PKKS, Siapa Takut

SPIRITSUMBAR.com, Padang Panjang – Menindaklanjuti dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2018 ...