Selasa , 25 Februari 2020
Beranda - Berita Pilihan - Dituding Berzina, Empat Pria ini Malah Gilir Pacar MD
Aparat Polsek Ranah Batahan tangkap 3 dari 4 pelaku pemerasan dan pencabulan NH di kebun sawit Jorong Taming Nagari Batahan
Aparat Polsek Ranah Batahan tangkap 3 dari 4 pelaku pemerasan dan pencabulan NH di kebun sawit Jorong Taming Nagari Batahan

Dituding Berzina, Empat Pria ini Malah Gilir Pacar MD

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pasaman Barat – Dituding berzina pasangan muda mudi MD dan NH dipaksa bersetubuh oleh 4 orang pria paruh baya. Pelaku juga lakukan pemerasan dan pencabulan kepada korban NH dikebun sawit Jorong Taming  Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat.

Tindak pidana pemerasan dan pencabulan tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2020 sekitar pukul 21.00 Wib. Kejadian berawal pada saat NH siswi kelas 2 SLTA bersama pacarnya MD  jalan-jalan dengan sepeda motor ke Jorong Taming.

Sesampainya di Jorong Taming Batahan MD ingin buang air kecil ditepi jalan raya yang ada tanaman sawitnya, karena takut sendirian menunggu NH mengikuti pacarnya yang buang air kecil, ketika pasangan tersebut akan pergi namun didekat sepeda motornya sudah ada 4 orang laki-laki yang menungguinya.




Empat laki-laki tersebut menuduh pelapor telah berbuat zina dan harus didenda 5 juta rupiah, karena tidak ada uang pelapor menyerahkan satu unit Hp merk Siomi dan uang 100 ribu ke pelaku tersebut.

Artikel Lainnya

loading…


Selanjutnya ke empat laki-laki tersebut menyuruh NH bersetubuh dengan pacarnya yang disaksikan oleh mereka, namun pasangan tersebut menolak, atas penolakan tersebut, NH  disuruh melayani ke empat laki-laki tersebut untuk bersetubuh dengannya secara bergantian namun pelapor menolaknya dan pada akhirnya karena takut dan di ancam NH melayani kemauan mereka dengan cara memegangi  kemaluan dan oral seks ke 4 orang Pelaku.

Atas kejadian tersebut  korban NH tidak senang dan trauma selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ranah Batahan  pada hari Senin tanggal 20 januari 2020 untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Atas perintah Kapolsek Ranah Batahan Iptu Keling Dapit setelah dilakukan interogasi  terhadap saksi-saksi dan korban dilakukan penyelidikan di TKP dan Jajaran Polsek Ranah Batahan.

Hanya selang waktu 12 jam berhasil membekuk 3 orang tersangka pelaku pemerkosaan, sedangkan 1 orang lagi masih dalam pencarian Team dari Polsek Ranah Batahan

Ia mengatakan , sampai dini hari ketiga pelaku berhasil ditangkap, tersangka Ikhwan  (46) ditangkap dirumahnya di Tamiang Batahan , Abdul Wahaf  pgl Wahap, (35), Anas (33) ditangkap sedang tidur bersama istrinya. Ketiga pelaku warga Tamiang Batahan.

“Satu orang pelaku  inisial EF masih kita buru, ke empat pelaku pencabulan dibawah umur tersebut bertentangan dengan UU Nomo 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomo 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 27 ayat D  dan  pasal 368 jo 55 KUHP pemerasan bersama-sama kepada korban,”. terang Dapit.




“Korban sempat disetubuhi bergiliran oleh 3 pelaku namun belum sempat klimaks dan korban meronta ronta sambil menutupi mrs V nya dengan baju akhirnya korban disuruh oral sex dengan ancaman Pelaku. Atas kejadian tersebut korban NH masih mengalami trauma,  dan pelaku EF masih kita buru untuk dihadapkan ke Pengadilan,” tutup Dapit (Sy/B)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung JAKARTA-Komite II DPD ...