Beranda - Headline - Ditahan Semen Padang FC, RD Kecewa

Ditahan Semen Padang FC, RD Kecewa

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Bogor – Tira Persikabo kembali meraih hasil minor setelah hanya sanggup bermain imbang 1-1 melawan tim penghuni zona degradasi, Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-21  Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat (27/9/2019).

Sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu lewati gol Vanderlei Francisco, Tira Kabo berhasil membuat gol penyeimbang melalui sepakan Osas Saha. Pelatih Rahmad Darmawan mengakui anak asuhnya tampil di bawah performa terbaik karena miskin kreatifitas.

“Alhamdulillah kita menyelesaikan pertandingan ini dengan selamat dan terima kasih kepada pemain yang sudah berusaha dengan sekuat tenaga,” ucap Rahmad.

“Walau kita tahu hari ini mungkin salah satu penampilan yang kurang mengenakkan buat tim kita. Karena memang hari ini kita sangat miskin sekali kreatifitas bermain, miskin determinasi, miskin sirkulasi bola. Mungkin ini salah satu penampilan kita yang sangat di bawah standar main,” sambung pelatih yang karib disapa RD.



Hasil ini membuat Laskar Padjajaran gagal meraup kemenangan dalam enam laga terakhir. RD mengaku siap bertanggung jawab penuh dan berupaya mencari solusinya.

Ia juga menepis performa menurun anak asuhnya karena alasan non-teknis dan berharap pemain bisa bangkit guna menghadapi laga selanjutnya melawan Persipura Jayapura.

“Tapi saya tidak menyalahkan pemain, kita tidak ada masalah di dalam tim ini. Penyebabnya apa tentu saya sebagai pelatih punya tanggung jawab untuk mencari tahu apa sebabnya, tapi saya yakin bukan soal non teknis,” lanjutnya.




“Saya lebih percaya bahwa ini kesalahan saya sebagai pelatih untuk bisa memberikan treatment yang tepat menghadapi sebuah laga. Kita akan menghadapi beberapa pertandingan lagi ke depan, saya harap pemain oke bisa segera terus melupakan hasil yang maaf kurang menggembirakan,” jelas RD.

Baca :

Semen Padang FC Tahan Tira Persikabo, Status Juru Kunci Lepas

Tahan Tira Persikabo, Weliansyah Bersyukur

Video Pilihan : Tabligh Akbar Gema Muharam 1441 H

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dua dari tiga pelaku Narkoba di Dharmasraya

Dalam Satu Malam, Polres Dharmasraya Cokok Tiga Pengedar Narkoba

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam, tiga orang pemuda diduga pemakai dan pengedar narkoba di ...