Beranda - Headline - Disdikbud Mentawai Kembali Seleksi Cakepsek

Disdikbud Mentawai Kembali Seleksi Cakepsek

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali memilih calon-calon kepala sekolah yang berkualitas melalui proses seleksi.

Sebagai tahap awal dinas pendidikan telah mengawali proses seleksi dengan seleksi admistrasi sesuai dengan proyeksi kebutuhan pengangkatan kepala sekolah.

Tahap selanjutnya proses seleksi dilakukan dengan melakukan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah berupa ujian tulis yang dahulunya disebut dengan seleksi akademik.

Kegiatan seleksi ini dilakukan melalui kerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) yang berkantor di Karanganyar Jawa Tengah.

Bagi calon kepala sekolah yang telah lolos seleksi substansi nantinya akan dilanjutkan lagi dengan proses pendidikan dan pelatihan (Diklat) dengan mempelajari materi-materi yang berhubungan dengan manajemen dan kompetensi kepala sekolah yang selanjutnya di implemetasikan dalam kegiatan on the job learning di sekolah.

Setelah semua proses penyiapan calon kepala sekolah ini dilakukan yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, barulah seorang calon kepala sekolah boleh diangkat menjadi kepala sekolah karena mereka telah memiliki nomor registrasi yang akan dimasukkan kedalam data Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

Menurut laporan ketua panitia pelaksana Kepala Bidang Pembinaan SMP Tuti susanti, jumlah peserta yang ikut seleksi kali ini sebanyak 36 orang yang terdiri dari 12 orang untuk calon kepala SMP dan 24 orang calon kepala SD. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 14 sampai 16 September 2018 bertempat di Hotel Jelita Tuapejat.

Kegiatan seleksi substansi calon kepala sekolah dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Motisokhi Hura,SE. Dalam arahannya, disampaikan untuk menjadi kepala sekolah ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku, diantaranya pendidikan minimal S.1, memiliki sertifikat pendidik, pangkat/golongan paling rendah minimal Penata/ III.c, memiliki pengalaman mengajar minimal 6 tahun, dan lain sebagainya.

Mudah-mudahan nantinya kepala sekolah yang telah selesai mengikuti proses seleksi dan diklat yang lebih matang akan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Mentawai sehingga bisa sejajar dengan sekolah-sekolah lainnya yang ada di Indonesia.

Sebagai asesor untuk kegiatan seleksi substansi bakal calon kepala sekolah kali ini LPPKS menurunkan timnya yang terdiri dari tiga orang Widyaiswara yang berasal dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat yakni Feri Fren, Sukirman, Syarifuddin, serta satu orang Widyaiswara dari LPMP Jawa Timur Fadibah Setiawan, dengan admin Nurhidayat. (Feri F)

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Apresiasi untuk Sumbar, Raih KASN 2018

SPIRITSUMBAR.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerima Anugrah Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) Tahun 2018 ...