Beranda - Fokus - Disalahkan Dalam Aksi Demo, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

Disalahkan Dalam Aksi Demo, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Solok – Kepala BPJS Kesehatan Solok, Rizka Adhyati keberatan dengan pernyataan Direktur RSU M.Natsir Solok yang menuding keterlambatan pembayaran klaim RSU oleh pihak BPJS sebagai biang keladi penurunan jasa pelayanan. Dimana penurunan jasa pelayanan ini telah menyebabkan demo besar besaran di kalangan perwat dan bidan.

Baca : Ratusan Perawat Demo, Pelayanan Rumah Sakit Terganggu

“Terkait penurunan jasa pelayanan di RS, menurut kami tidak pas dikaitkan dengan keterlambatan pembayaran klaim RS. Karena semua klaim RS tetap akan dibayarkan sesuai hasil verifikasi setelah klaim tersebut diajukan oleh RS ke BPJS Kesehatan,”tegas Rizka Adhyati

Diakuinya, memang benar saat ini ada keterlambatan pembayaran klaim ke faskes karena kondisi defisit. Namun BPJS Kesehatan berkomitmen untuk melaksanakan semua kewajibannya terhadap RS dan juga menanggung denda atas keterlambatan pembayaran klaim tersebut.

Simak Video : Nekad, Akhirnya Kecebur



Pembayaran jasa pelayanan itu bisa saja tertunda, akan tetapi setiap keterlambatan 30 hari, maka BPJS Kesehatan dikenakan denda 1 persen dari total nilai klaim yang akan dibayar. Ini sesuai regulasi.

Artikel Lainnya

loading…


Lebih jauh dijelaskannya, saat ini pembayaran klaim ke seluruh fasilitas kesehatan dilaksanakan dengan prinsip First in first out, sehingga klaim yang pertama masuk maka akan dibayar lebih dahulu.

Kecepatan RS mengajukan klaim juga menjadi faktor penting kecepatan pembayaran klaim tersebut.

Sampai saat ini, untuk RS M Natsir, telah dibayarkan klaim sampai dengan bulan pelayanan Agustus 2019. Sementara klaim yang telah jatuh tempo adalah klaim bulan pelayanan September 2019 dan Oktober 2019 serta beberapa klaim susulan.

“Sebagai solusi jangka pendek cash flow RS yang terganggu karena keterlambatan pembayaran klaim, telah dijalankan skema SCF (Supply Chain Financing) atau anjak piutang. Untuk RS M. Natsir, skema ini sudah dijalankan sejak semester 2 tahun 2019 kerjasama dengan Bank Nagari, sehingga cukup membantu cashflow RS.

Kami berharap, permasalahan di RS M Natsir dapat diselesaikan dengan baik dan kami yakin dengan komitmen RS M Natsir untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien RS,” ujar Rizka Adhyati. ( eri )




 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin didampingi Wakil Ketua BKSP DPD RI TB. M. Ali Ridho Azhari, Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Utara Maya Rumantir, dan Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek menerima Dubes Polandia Beata Stoczynka di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (24/1/2020)

DPD RI Dorong Indonesia-Polandia Tingkatkan Nilai Perdagangan

SpiritSumbar.com, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengajak Polandia untuk terus meningkatkan ...