Beranda - Berita Pilihan - Dipimpin Hartono, SPSI Hadir di Pisang Utan
Hartono - Foto: Dok/Spirit Sumbar
Hartono - Foto: Dok/Spirit Sumbar

Dipimpin Hartono, SPSI Hadir di Pisang Utan

Print Friendly, PDF & Email




Spirit Sumbar – Akhirnya, Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Perwakilan Unit Kerja (PUK), Jorong Pisang Utan Kabupaten Pasaman Barat terbentuk.

Hartono diamanahkan sebagai ketua yang didampingi Joli Sapri sebagai Sekretaris dan Bendahara Arma Yanti. Penetapan kepengurusan ini berdasarkan Keputusan Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( SPSI ) Hizra.SH, tentang Perwakilan Unit Kerja (PUK), Jorong Pisang Utan. Untuk Masa Bakti 2016 – 2021, dengan Nomor : No.Kep.01/DPC.K.SPSI/PB – I/2016 Tanggal 20 Januari 2016.

Hartono menegaskan, dengan terbentuknya SPSI, bisa berkembang dan membawa kearah yang lebih baik demi untuk kepentingan bersama dalam menuju masa depan yang lebih baik. Tak bisa dipungkiri, Pekerja sebagai salah satu unsur utama dari produksi, pengusaha sebagai pemilik modal, pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan pengawasan terhadap perarutan perundang – undangan Ketenagakerjaan.

Hubungan ketiga unsur inilah yang disebut Hubungan Industrial yang berazaskan Pancasila. Oleh karena itu azas musyawarah mufakat seyogyanya dikedepankan apabila terjadi perselisihan anatara pekerja dan pengusaha. Konsep hubungan hubungan industrial diharapkan mampu mewujudkan hubungan yang dinamis, harmonis dan berkeadilan .

Menurutnya, dengan terbentuknya SPSI ini, maka para pekerja telah mempunyai wadah yang kuat untuk menyampaikan aspirasi Pekerja/Buruh. “Secara bersama-saman untuk bisa memperjuangkan hak. Selama ini kami tidak ada wadah tempat menyampaikan uneg-uneg kami sebagai pekerja/buruh,” ujarnya di Komplek Perumahan PHP1 Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kab.Pasaman Barat Kamis 28/1/2016..

Dia berharap dengan wadah ini, akan mampu membangun kebersamaan. Baik sesama pekerja, maupun dengan pengusaha dan pemerintah.

M. RUM

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Akhirnya Pelaku Pencuri di Dharmasraya Diciduk

SPIRITSUMBAR.com – Satu orang pelaku pencurian barang elektronik Sekolah MTS Kurnia Koto Salak,jorong Koto Tangah, ...