Minggu , 23 September 2018
Beranda - Headline - Dinas Kesehatan Pasbar, Deklarasikan Stop SBS
sosialisasi Kanker Servik
sosialisasi Kanker Servik

Dinas Kesehatan Pasbar, Deklarasikan Stop SBS

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com,  Simpang Ampek – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melakukan pencanangan dan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), di Halaman Kantor Bupati Pasbar 05 Desember 2017.
Artikel Lainnya

loading…


Pasbar yang ditekankan oleh Bupati Syahiran menargetkan pada tahun 2018 sudah stop dari perilaku SBS. Pencanangan dan deklarasi tersebut, juga diikuti oleh komitmen bersama 40 jorong di Pasbar yang masih dianggap belum melakukan Germas SBS.

Pencanangan tersebut, dihadiri oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian kesehatan RI Dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Mery Yuliesday, Wakil Bupati Pasbar H Yulianto, Ketua PKK Pasbar Ny. Yunisra Syahiran, Ketua GOW Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua DWP Ny. Harnina Manus Handri, Kepala Dinas Kesehatan Pasbar Haryunidra serta Forkopimda Pasbar.

Sebelum melakukan pencanangan, kegiatan di mulai dengan pola hidup sehat yakni senam pagi yang terpapar sinar matahari pagi.

Wakil Bupati Pasbar H Yulianto dalam sambutannya, mengatakan Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan beban ganda penyakit karena masih adanya penyakit infeksi. Meningkatnya penyakit tidak menular dan penyakit yang seharusnya sudah teratasi muncul kembali.

Pada era tahun 1990, penyakit menular seperti ispa, tuberkulosis, dan diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi). “Tahun 2015 penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), kanker dan diabetes justru menduduki peringkat tertinggi,” urai Yulianto.

Sebuah pembelajaran berharga di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), anggaran banyak terserap untuk membiayai penyakit katastropik. Selain itu, pelayanan kesehatan peserta JKN juga didominasi pada pembiayaan kesehatan di tingkat lanjutan dibanding di tingkat dasar.

Untuk itulah, melalui Germas yang bertugas melaksanakan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dalam bentuk kegiatan sosialisasi, penggalangan komitmen dan pencanangan Germas.

“Kabupaten Pasbar telah melaksanakan kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat dengan tujuan akhir universal access (100-0-100) pada tahun 2019, namun Pasbar berjanji akan tuntas atau tercapai pada tahun 2018. Pada kesempatan ini, 40 jorong yang ada di Pasbar ikut mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan sebagai langkah nyata Kabupaten Pasbar,” tandas Syahiran.

Berikutnya>>>

[ 1 ]   [ 2 ] Selanjutnya

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Minat Penentu Kesuksesan

Oleh: Yoan Valenza (Siswa SMAN.1 Pulau Punjung ) Menurut hasil penelitian psikologi menunjukkan bahwa kurangnya ...