Beranda - Headline - Dilema Orang Asing, Visa Turis untuk Bekerja
ilustrasi (Hetanews)
ilustrasi (Hetanews)

Dilema Orang Asing, Visa Turis untuk Bekerja

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Kantor Imigrasi Kelas II Agam menggelar rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang melibatkan pemerintah  daerah, Polri, TNI dan Kajari, di Hotel Guchi, Rabu (25/4/2018).

Artikel Lainnya

loading…


Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Agan Sumantri Sihite SH M.AP mengatakan,dalam dekade sekarang ini, banyak terjadi perubahan dalam berbagai sendi kehidupan berbangsa dan  bernegara seiring dengan era globalisasi  yang berlangsung saat ini.

“Perkembangan era globalisasi yang terjadi saat ini telah mendorong mobilitas penduduk dunia yang berjumlah lebih dari 7 miliar. Maka migrasi manusia antar negara sudah pada kisaran 250 juta orang, yang melintas atau berlalulintas setiap tahun dan tentu jumlah itu cukup besar masuk di Indonesia.

“Mereka-mereka (orang asing) yang masuk ke negara kita atau ke Sumbar tentu tidak seluruhnya membawa pesan-pesan baik, membawa hal-hal yang positif ada juga hal-hal yang negatif yang bisa merugikan kepentingan kehidupan bangsa  dan negara, “ujarnya.

Dikatakannya, ada sejumlah faktor penyebab datangnya orang asing ke Indonesia khususnya ke Sumbar yakni sebagai pekerja maupun kunjungan wisatawan. Apalagi saat ini telah keluar Perpres nomor 21 Tahun 2016 tentang bebas visa kunjungan wisatawan mancanegara yang membebaskan WNA dari  169  negara yang masuk ke Indonesia tanpa visa.

“Dengan adanya bebas visa tersebut, perlu segera diantisipasi  oleh Timpora Kantor Imagarasi Klas II Agam atas dampak dari kebijakan pemberian bebas visa bagi WNA yang masuk ke Indonesia dan Sumbar khususnya. Ditambah lagi diberlakukannya perdagangan bebas Asean (MEA), “ ungkapnya.

Perdagangan ASEAN lanjut Sumantri, akan terjadi peningkatakan arus mobilisasi keluar masuk manusia  dari negara ASEAN dalam rangka arus bebas barang dan jasa juga tenaga kerja. Dari berbagai persoalan orang asing yang masuk ke Sumbar merupakan bagian tugas pokok dan fungsi dari pengawasan orang asing.

Bukan hanya persoalan keimigrasian semata tetapi juga telah menjadi persoalan sosial dan politik  di dalam kehidupan  masyarakat. Kantor Imigrasi kelas II Agam merupakan bagian tugas sebagai aparat penegak hukum  untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke Sumbar.Tentu melibatkan instansi terkait dalam melakukan pengawasan oarang asing tersebut, “ pintanya.

Di tempat terpisah Kepala Kesbang Pol Edi Murdani SH mengatakan, pengawasan orang asing sangat diperlukan demi kepentingan bersama. Saat ini Pasbar  menjadi target bagi orang asing untuk bekerja disini,mengingat banyak perusahaan sawit yang memperkerjakan atau melibatkan orang asing.

“Pemkab Pasbar tidak anti orang asing namun orang asing yang datang ke Pasbar harus sesuai aturan dan tidak merugikan, serta tidak berbuat makar yang bisa mengancam stabilitas daerah dan nasional, “ tegasnya.

Dengan adanya rapat Timpora ini, Pemkab Pasbar berharap seluruh instansi di wilayah Pasbar terutama Dinas tenaga Kerja dan Pariwisata  dapat terus berkomunikasi terkait keberadaan orang asing, baik sebagai pekerja maupun sebagai wisatawan.

Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas KesbangPol Pasbar Edi Murdani SH,Kepala Dinas Tenaga Kerja Pasbar Drs Joko Santoso MM, Polri,Kajari serta perwakilan dari Kecamatan. (af)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dharmasraya Resmi Gelar Paralayang Internasional

Spirit Sumbar – Kejuaraan Internasional Paralayang Trip Of Indonesia Seri I di Taman Aero Sport ...

Pilkada Padang 2018
close
Pilkada Padang 2018
close