Beranda - Headline - Dikukuhkan, Tokoh Sumbar dan ASN Masuk Pengurus Relawan Jokowi

Dikukuhkan, Tokoh Sumbar dan ASN Masuk Pengurus Relawan Jokowi

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Sejumlah nama tokoh Sumatera Barat masuk dalam deretan kepengurusan Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) yang dikukuhkan di Kryard Hotel Bumi Minang, Kamis, 2 Agustus 2018.

Menariknya, para tokoh berasal dari berbagai kalangan. Malahan mereka yang terdaftar dalam struktur kepengurusan tersebut juga berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pengukuhan langsung dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (Rejo) Sidarto Danusubroto dan pengurus lainnya.

Di jajaran Dewan Pengurus ada nama Mayjen TNI (Purn) Hartind Asrin sebagai Ketua dengan Wakil Ketua Muhammad Husni Nahar, Fauzi Bahar, Dicky Syambara, Dian Ikhwan, Bernando Sinaga, Abdul Aziz Malin Sampono, dan Edi Erman.

Sedangkan, Sekretaris dipercayakan kepada Mirwan Pulungan dengan Wakil Baharuddin Jamil. Bendahara diamanahkan Kepada Yulviadi dan Wakil Bendahara Teguh.



Untuk Koordinator Wilayah masing-masing dipercayakan kepada Yusman Kasim (Kota Padang), Rudi Chandra (Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai), Khairunnas (Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan).

Juga, Mahyudin (Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman), Atos Pratama (Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat), Jon Rifki (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota), Irza Raferdi (Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam), dan Novi Hendra (Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya).

Sedangkan dijajaran Dewan Penasehat ada nama Buya Masoed Abidin, Tuanku Bagindo H. M. Letter, Syofwan Karim Elha, Hendra Irwan Rahim, Buya Gusrizal Gazahar, Ganefri, Tafdil Husni, Musliar Kasim, Eka Putra Wirman, KH. Zainal, Duski Samad, Tuanku Mudo Ismet, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Boy Lestari Datuk Palindih, Insanul, Ramal Saleh, Manaon Lubis, Rizaldi Algamar, Benny Muchtar, Yurdin, dan Haynes Ade.



Menariknya, saat dikonfirmasi wartawan, Buya Gusrizal Gazahar mengaku tidak pernah tahu dengan organisasi tersebut. Malahan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat ini mengaku namanya dicatut. “Ini Pembohongan, saya tidak pernah dihubungi dan ini pencatutan nama. Jika, suatu hal dimulai dengan pembohongan, pada akhirnya akan hancur,” ujarnya.

Ini Video pernyataan Buya Gusrizal Gazahar tentang pencatutan namannya. Klik di sini

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Final MKC II, Para Finalis Bakal Adu Suporter

SPIRITSUMBAR.com – Turnamen kolosal terbesar di Ranah Minang telah mencapai puncaknya. Empat tim bakal bertarung ...