Beranda - Info Terkini - Dihadapan Menko PMK, Para Camat Ucapkan Deklarasi Kuranji
Menko PMK, Puan Maharani ikut menandatangani Deklarasi Kuranji bersama Walikota Mahyeldi
Menko PMK, Puan Maharani ikut menandatangani Deklarasi Kuranji bersama Walikota Mahyeldi

Dihadapan Menko PMK, Para Camat Ucapkan Deklarasi Kuranji

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.co.id – Guna menguatkan tekad mewujudkan pelayanan prima dan mendukung Gerakan Revolusi Mental, para camat mengucapkan komitmen di hadapan Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, Menteri Sosial Kofifah Indar Parawangsa, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Walikota Padang Mahyeldi. Komitmen yang disebut Deklarasi Kuranji tersebut diucapkan oleh sebelas camat dipimpin Camat Kuranji Rachmadeny Dewi Putri.

Baca juga: Ini Agenda Puan Maharani di Sumbar

Menurut Rachmadeny, Deklarasi Kuranji sebagai bentuk pernyataan sikap aparatur sipil negara (ASN) kecamatan se-Kota Padang dalam mewujudkan pelayanan prima sekaligus mendukung Gerakan Revolusi Mental.

“Komitmen untuk mewujudkan pelayanan prima dan gerakan revolusi mental kita kuatkan dengan Deklarasi Kuranji di haradapan Menteri, Gubernur dan Walikota. Hal ini akan memberikan motivasi dan energi baru bagi kita semua,” sebutnya.

Dalam kunjungan kerja di Kuranji, Menko PMK dan Mensos juga menyerahkan secara langsung bantuan kepada warga. Termasuk bantuan satu unit kendaraan penanggulangan korban bencana alam untuk Pemerintah Kota Padang. Total bantuan yang diserahkan Rp55,1 milyar lebih.

Jenis bantuan tersebut, berupa Program Keluarga Harapan untuk 5.085 keluarga senilai Rp12,1 miliar lebih, bantuan lanjut usia untuk 60 lansia senilai Rp144 juta, Bantuan Disabilitas untuk 205 jiwa senilai Rp738 juta, bantuan beras sejahtera untuk 30.474 keluarga senilai Rp39,8 miliar lebih, bantuan hibah dalam negeri untuk 300 keluarga senilai Rp60 juta Bantuan KUBE untuk 50 kelompok senilai Rp1 miliar dan bantuan renovasi rumah tidak layak huni 50 unit senilai Rp750 juta.

Jumat (29/4/2016), menteri akan melanjutkan kegiatan di Padang Pariaman dan Padang Panjang dan bermalam di Bukittinggi. Sabtu kegiatan dilanjutkan di Bukittinggi dan kabupaten 50 Kota. Kemudian kembali ke Jakarta pada sore harinya.

S. DATUAK

Lebih lengkap, di versi cetak:

Polisi baca The Public
Polisi baca The Public
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai menciptkan gol ke gawang Vanuatu (foto pssi)

Sarangkan 6 Gol, Timnas Indonesia Begitu Perkasa Bagi Vanuatu

SPIRITSUMBAR.com – Timnas Indonesia senior sukses mencukur Vanuatu dengan 6 gol tanpa balas pada laga ...