Beranda - Headline - Di Pasbar Proyek Saluran Drainase Diduga Asal Jadi
Proyek drainase asal jadi di Pasaman Barat
Proyek drainase asal jadi di Pasaman Barat

Di Pasbar Proyek Saluran Drainase Diduga Asal Jadi

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Aia Gadang – Proyek pembangunan saluran drainase atau gorong gorong di Nagari Aia Gadang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diduga dikerjakan asal jadi oleh rekanan pelaksana.

Pantauan awak media di lapangan Senin, 5 Desember 2017, terlihat di lokasi proyek rekanan menggunakan batu apung seharusnya batu kali.
Artikel Lainnya

loading…


Papan informasi yang terpampang di lokasi pekerjaan, proyek berasal dari  Dinas Perumahan dan kawasan permukiman. Anggaran bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Pasaman Barat Tahun Anggaran 2017 dengan Pagu Dana Rp 199.874.000 yang dikerjakan oleh CV. Mustika Kelapa.

Salah seorang warga di lokasi Proyek Uwe mengatakan pekerjaan tersebut terlihat asal jadi saja. “Dalam pelaksanaan kami warga juga tidak mengetahui siapa pengawas proyek tersebut. Dari pekerjaan yang sedang berlangsung sangat disayangkan. Mulai dari penggunaan material pasangan batu yang asal – asalan,” ujarnya.

Uwe juga mengklaim, adukan semen yang tidak sesuai takaran serta ada ditemukan di lokasi proyek pasangan pondasi lama dipoles dengan yang baru. “Ini juga modus dalam meraup keuntungan,” ujarnya.

Dia sangat menyayangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman selaku pemilik proyek tidak memberikan sanksi bagi rekanan yang diduga curang ini. “Kita menduga jangan – jangan ada main mata dengan rekanan,” ujar Uwe dengan nada yang sangat kecewa.

Tragisnya, Jintar Siahaan dari CV.Mustika Kelapa selaku Kontraktor Pelaksana saat dihubungi via telponnya malah minta tidak dipublikasikan. Saat ditanya terkait progres pelaksanaan proyek ia tidak berkomentar dan malah ingin bertemu. “Jangan ditayangkan dulu pemberitaanya nanti kita berjumpa pak,” ujarnya melalui selulernya.

Hingga berita ini ditayangkan, The Public (grup Spirit Sumbar) sudah berupaya menemui Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Pasbar di Kantornya Padang Tujuh. Namun belum berhasil di jumpai.

Sementara itu, Ketua OKK Ormas Pekat IB Pasbar Ruswar Dedison mengatakan jika terdapat kecurangan mapun trik – trik modus dalam meraup keuntungan yang mengabaikan mutu dan kualitas proyek, dia meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti.

“Kita minta aparat penegak hukum Tipikor Polres Pasbar, Kejaksaan Pasbar, Inspektorat Pasbar agar mengaudit temuan praktek KKN yang diinvatigasi rekan – rekan media maupun LSM. Karena tidak masyarakat saja yang dirugikan kita semua dirugikan ulah pelaksanaan proyek yang amburadul atau istilah kejar tayang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasaman Barat Teguh Wibowo berjanji akan menindak lanjuti temuan – temuan pekerjaan lapangan. Yang diduga tidak sesuai perencanaan maupun spek pekerjaan yang tertuang dalam kontrak kerja.  “Kita akan pelajari dan tindak tigas jika praktek KKN masih bergentayangan di lingkaran proyek yang menggunakan uang rakyat,” tegasnya.  (Tim Pasbar)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Menunggu Kreasi Generasi Tamat Kuliah

Spiritsumbar.com, Padang – Setelah tamat kuliah diharapkan generasi muda ini mesti kreatif apakah cari kerja ...