Beranda - Headline - Dharmasraya, Saatnya Bersatu Membangun Negeri
Pimpinan DPRD Dharmasraya bersama Pj Gubernur Sumar dan Pj. Bupati Dharmasraya - Eko/Spirit Sumbar
Pimpinan DPRD Dharmasraya bersama Pj Gubernur Sumar dan Pj. Bupati Dharmasraya - Eko/Spirit Sumbar

Dharmasraya, Saatnya Bersatu Membangun Negeri

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Pejabat Gubernur Sumatera Barat Reydonnyzar Moenek, mengatakan, dihari ulang tahun Kabupaten Dharmasraya yang ke 12 ini sebaiknya dijadikan momentum mengevaluasi diri dari masa lampau. Untuk diperbaiki dimasa yang akan datang.

Demikian disampaikan pada sambutannya saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya, di Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pulau Punjung, Kamis (7/2/2016)

Bahkan katanya, kerja keras dimasa lampau bisa jadi dapat ditemukan persoalan yang sedikit. Namun demikian ia berharap semua fihak musti arif dan bijak sana dalam menjalankannya.

Lebih lanjut dia mengatakan letak Dharmasraya yang sangat strategis tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi daerah, namun jika tidak bisa memampaatkan hal itu maka ada dua keungkinan yang akan terjadi.

“Pertama, Dharmasraya akan menjadi daerah pelintasan saja jika tidak bisa mengelolah daerah ini degan baik, kedua, jika pintar mengelolah dan memberdayakan masyarakat agar berfkir kreatif dan inofatif sudah barang tentu daerah ini akan bisa memampaatkan potensi” ujar Gubernur yang akrab disapa Pak Donny ini.

Ia juga mengigatkan, tantangan ekonom kedepan semakin berat, dimana Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah berlaku sejak tahun lalu, lambat laun pengaruh MEA akan merambah kenegeri ini. “Salah satu cara yang dapat ditempuh oleh pemerintah kedepan untuk menjawab tantangan tersebut adalah segera meberdayakan masyarakatnya, sebab yang telah sudah masyarakat hanya sebagai objek pembangunan, kedepan raknyat itu harus dilibatkan dalam pembangunan itu sendiri” tekan Gubernur.

Sementara itu Penjabat Bupati Dharmasraya Syafrizal, mengatakan, momentum hari ulang tahun ini merupakan kebahagian seluh aspek masyrakat Dharmasraya secara umum. Namun untuk penyelengara pemerintahan agar dijadikan ajang intropesi diri, sekaligus membangun motifasi diri menjadi lebih baik. Menurut dia, sebagai amanah tugas dari penyelenggara negara dalah menjalankan roda pemerintahan dan diddalam hal itu ada tangungjawab penting yakni mensejaterakan masyarakat.

“Kesejahteraan rakyat tidak serta merta dapat diwujudkan jika pembangunan tidak dilaksanakan degan baik, sebaliknya jika dilakkukan dengan kualitas tinggi, tentu butuh anggran yang memadahi untuk percepatan peningkatan pembangunan tersebut” lanjut biorokrat yang digadang-gadang masyarakat Dharmasraya sebagai calon Sekda Sumbar ini.

Lebih lanjut dikatakannya bicara anggaran, maka yang terpenting adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, dengan PAD tinggi secara otomatis APBD akan terus naik. Bupati menggambarkan dalam kurun waktu lima tahun ini, APBD harmasraya terus mengalami teren positif atau cenderung naik, jika pada 2015 lalu APBD sebesar Rp811,6 tahun ini naik manjadi Rp937,7milliar.

“Kondisi keuangan daerah itulah yang mempengaruhi lajunya pembanguan Dharmasraya semakin hari semakin pesat. Sedangkan untuk, menyerap Angaran itu pemkab telah menentukan skala prioritas dimana beberapa sektor pembangunan akan digalakan diantaranya Pertanian, perkebunan, di Bidang Pekerjaan Umum(PU), Kesehatan, dan pendidikan” terang Bupati yang juga dikenal dengan panggilan Pak Ucok ini

EKO

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Jelang Hadapi PSS Sleman, Pelatih Semen Padang FC Tambah Amunisi

SPIRITSUMBAR.com – Semen Padang FC bakal menghadapi tuan rumah PSS Sleman dalam laga kedua, Liga ...