Beranda - Headline - Darul Siska : Politik Itu Beretika
Darul Siska
Darul Siska

Darul Siska : Politik Itu Beretika

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Tokoh Nasional asal Sumbar, Drs. H. Darul Siska tekankan pentingnya Pemilu untuk menghasilkan pemimpin atau wakil rakyat yang berkualitas. Juga mampu menyuarakan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, Pendidikan politik penting karena ini tahun politik, Pemilu berguna untuk memilih presiden, anggota DPRD kabupaten/ kota, DPRD provinsi dan anggota DPR RI.

Hal itu disampaikan Darul Siska yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 dari Partai Golkar pada berbagai kesempatan saat melakukan pertemuan dengan masyarakat.

Politisi Partai Golkar Darul Siska Berdiskusi dan Serahkan Bantuan 5000 Bibit ke Petani Sereh Wangi
Politisi Partai Golkar Darul Siska Berdiskusi dan Serahkan Bantuan 5000 Bibit ke Petani Sereh Wangi

Menurutnya, sebagai negara yang mayoritas Islam dan penduduk terbesar di dunia, Pemilu merupakan ajang pembuktian bahwa Indonesia adalah negara demokratis. “Jangan anggap Pemilu sekadarnya karena penting bagi kita, negara dan agama. Mari kita sukseskan Pemilu 2019,” ujarnya.

Darul Siska yang merupakan Caleg nomor urut 1 ini menyampaikan, Pemilu seyogyanya jangan sampai merusak tali silaturahmi. Lebih dari itu, jangan sampai teradu domba dalam pemilu.

Darul Siska bersama masyarakat Tarung Tarung Solok
Darul Siska bersama masyarakat Tarung Tarung Solok

“Berpartai hanya boleh sampai ke leher tidak boleh sampai ke hati dan Pemilu harus pakai rasional. Pemilu yang akan datang harus menjadi pemilu badunsanak dan berintegritas,” ujarnya.

Selain itu, Darul Siska juga menyampaikan, di era digital seluruh informasi bebas masuk ke ranah pribadi seperti acara televisi dan media sosial. Pertama, persoalan televisi ini mendorong anak cucu bergaya materialistik. Selain itu dampak lainnya tontonan yang kurang sehat yang mempengaruhi etika dan tata krama.

Darul Siska mengatakan partainya telah menyusun cetak biru Visi Negara Kesejahteraan 2045 yang disiapkan sebagai haluan penyelenggaraan pemerintahan negara.
Darul Siska mengatakan partainya telah menyusun cetak biru Visi Negara Kesejahteraan 2045 yang disiapkan sebagai haluan penyelenggaraan pemerintahan negara.

Berikutnya, masalah gadget berita yang baik dan buruk bisa didapat dalam sebuah genggaman. “Anak-anak kita jauh lebih hebat dalam soal gadget, dalam satu genggaman bisa dilihat peristiwa dalam dan luar negeri. Kini, fitnah saling menjelekan dan adu domba sudah merajalela jelang pilpres. Medsos telah merusak pikiran para generasi milenial,” ujarnya.

Hal ini ujarnya, menjadi tantangan bagi semua pihak untuk bisa menjaga anak-anak dari pengaruh negatif dunia digital.

Suatu hal yang menarik dari tokoh nasional ini yang tidak mau sikut sikutan dengan caleg lain, baik dengan sesama partai ataupun partai lain. Malahan, jika sudah ada caleg lain yang berkunjung ke suatu titik, maka dia tidak akan melakukan kunjungan ke titik tersebut.

Darul Siska bersama masyarakat Limau Gadang Pessel
Darul Siska bersama masyarakat Limau Gadang Pessel

“Kita tidak ingin mengganggu masyarakat yang telah mempunyai pilihan. Oleh sebab itu, kita akan kunjungi masyarakat yang belum mendapatkan pendidikan politik,” ujar Darul Siska yang saat ini menjabat Wakil Koordinator Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar ini.

Dengan komitmen yang dimiliki, Darul Siska lebih suka mengunjungi beberapa daerah pelosok di Sumbar 1.

Salah satu Dewan Penyantun Universitas Muhammadiyan Sumatera Barat (UMSB) ini tidak segan-segan menelusuri jalan setepak dan mengarungi hutan dan pinggir pantai demi memberikan pelajaran politik pada masyarakat.

Selain itu, dengan mengunjungi kawasan terpencil Darul Siska makin mengetahui kondisi masyarakat Sumatera Barat.

“Ternyata masih ada daerah-daerah yang perhatian program pemerintah ditingkatkan, masih sulit dijangkau, ada jalan yang belum diaspal dan rusak parah,” cerita Darul Siska.

Selain itu, lanjut Darul, masih ada kampung-kampung di wilayah pelosok yang belum memiliki fasilitas air bersih, fasilitas rumah ibadah dan sanitasi yang layak.

Darul Siska mengaku hanya fokus mendengarkan dan mencoba memahami kondisi yang sedang masyarakat alami. “Sebenarnya enggak muluk-muluk sih, saya masuk ke situ lebih ingin merasakan hal yang dirasakan masyarakat, seperti jalan di daerah yang belum teraspal dan rumah ibadah yang rusak. Jadi saya datang ke mereka lebih mendengarkan dan merasakan,” kata Darul.

“Dengan datang ke daerah pedalaman, kami lebih tahu kondisi di daerah, baik bidang infrastruktur jalan, pertanian, perekonomian dan minimnya fasilitas ibadah,” ungkapnya. (Adv)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, memimpin Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Sumbar yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur, Rabu (8/4/2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, PSBB Sumbar Menunggu Putusan Pusat

Spiritsumbar.com, Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno, memimpin Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penanganan ...