Beranda - Headline - Dapat Bantuan Konverter Kit, Nelayan Padang Pariaman Hemat 35 Persen

Dapat Bantuan Konverter Kit, Nelayan Padang Pariaman Hemat 35 Persen

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan  program konversi ke Bahan Bakar Gas ((BBG) terus dilakukan pemerintah.

Gudang mendukung program tersebut, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I mendistribusikan 314 paket konversi kepada nelayan kecil di Padang Pariaman.

Penyerahan paket konverter kit perdana dilakukan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI) Archandra Tahar, bersama Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid, di    Pangkalan Pendaratan Ikan ((PPI) Pasir Baru, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat, 30 Nopember 2018.

Penyerahan secara simbolis itu juga dihadiri, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyadi dan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso.

Juga hadir,  Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur , Walikota Pariaman, Genius Umar dan Pimpinan Forkompinda Kabupaten Padang Pariaman serta Kota Pariaman. Termasuk Kepala OPD Kabupaten Padang Pariaman.

Paket perdana yang diberikan terdiri atas 1 unit mesin/motor penggerak, 1 unit konverter kit dan aksesori pendukungnya, 2 buah tabung LPG 3 kg beserta isinya, serta 1 unit as panjang, baling-baling, dan aksesorisnya.

Menurut Archandra konversi BBM ke LPG membuat nelayan lebih hemat 30 persen dalam hal operasional.

“Paket perdana yang telah diberikan, semoga bisa bermanfaat bagi warga nelayan dan bisa mengurangi beban operasionalnya. Pemerintah juga berterima kasih kepada Pertamina yang telah membantu merealisasikan program konversi ini.” ujar Archandra.

Pendistribusian paket perdana di wilayah Pertamina Marketing Operation Region I direncanakan sebanyak 3.238 paket. Untuk wilayah Sumatera Barat sendiri mendapatkan pendistribusian sebanyak 899 paket.

Per 25 November 2018 di wilayah MOR I sudah terealisasi pendistribusian sebanyak 2.834 paket perdana dan di ditargetkan selesai pendistribusian pada akhir bulan November 2018.

Sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0116.K/10/DJM.I/2018 bahwa terdapat beberapa kriteria penerima paket perdana Konverter Kit, antara lain yaitu nelayan pemilik kapal lebih kecil atau sama dengan 5 GT, kapal yang dimiliki berbahan bakar bensin, dan kapal yang digunakan memiliki daya mesin lebih kecil atau sama dengan 13 HP (Horse Power).

Selain itu, nelayan tersebut harus menggunakan jenis alat tangkap yang ramah lingkungan, belum pernah menerima bantuan sejenis, dan memiliki identitas yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan/atau surat keterangan dari dinas kelautan dan perikanan setempat apabila belum memiliki kartu identitas yang dimaksud.

Pasokan LPG 3 kg tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan nelayan. Pertamina bermitra dengan 19 agen di Kabupaten Padang Pariaman dan 724 pangkalan yang menyediakan LPG 3 kg untuk masyarakat. Secara khusus ada 19 pangkalan yang melayani kebutuhan nelayan di Kecamatan Sungai Limau. Pertamina juga sangat menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan LPG 3 kg sesuai haknya, dan bagi mereka yang mampu diharapkan untuk segera beralih ke Bright Gas. (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Khatam Bukan Berhenti Baca Al Quran

SPIRITSUMBAR.com – Membaca dan memahami Qur’an sangat perlu sekali Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt ...