Beranda - Pariwisata - Destinasi - Danau Dwiwarna, Objek Wisata Yang Semakin Populer
Pengunjung berpose di danau biru, Sawahlunto - foto: RNI/Spirit Sumbar
Pengunjung berpose di danau biru, Sawahlunto - foto: RNI/Spirit Sumbar

Danau Dwiwarna, Objek Wisata Yang Semakin Populer

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Di Indonesia, fenomena keindahan Danau warna ternyata tidak hanya bisa disaksikan di Taman Nasional Kelimutu, ataupun Danau kawah Ijen.

Baru-baru ini Danau warna yang ditemukan di Sawahlunto semakin populer. Ratusan pengunjung berebut mengambil foto dengan latar danau biru yang eksotik ini.

Sebuah danau berwarna biru toska berdampingan dengan danau berwarna hijau zamrud, tampak berkilauan saat ditimpa sinar matahari. Danau Bacan begitu warga sekitar memberi nama untuk kedua danau ini, yang artinya bagus dan cantik bak batu Bacan yang populer sebagai batu cincin.

Walau belum sepopuler seperti Danau Kandi, kedua danau yang terletak di kawasan Dusun Lurah Basuang Kecamatan Talawi ini ternyata sudah menjadi destinasi wisata bagi sebagian orang yang mengetahuinya.

Meski belum digarap sebagai objek wisata resmi oleh Pemerintah, serta belum mendapat sentuhan apapun dari warga lokal, danau ini ternyata cukup banyak dikunjungi. Sosial media sangat berjasa dalam publikasi dan promosi keindahan danau ini, sehingga walau kondisi jalan menuju danau terbilang cukup sulit, namun tekad pengunjung untuk datang ke danau ini terbilang cukup tinggi.

Remendra salah satu warga setempat mengatakan dalam beberapa waktu terakhir, memang semakin banyak orang yang mengunjungi danau ini. Pengunjung yang didominasi kawula muda tersebut tidak gentar dengan jalan menuju lokasi yang bisa dibilang menantang karena penuh kerikil dan debu.

“Memang dalam beberapa pekan terakhir, kunjungan dari masyarakat luar Sawahlunto terbilang cukup banyak. Terlebih di akhir pekan, wisatawan dengan kendaraan berplat luar Sawahlunto terbilang sangat banyak. Jika dihitung lebih dari dua ratus wisatawan datang di akhir pekan ini” ujar Remendra.

Untuk mencapai Danau Bacan dua warna ini pengunjung bisa masuk melalui jalur simpang Napar ke area Perambahan menempuh jalan tanah bercadas sepanjang 10 km. Meski jalanan cukup berdebu saat musim panas, namun jalan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat.

Air yang bening berwarna biru toska dengan latar dinding bukit bergaris akibat garukan alat berat, menjadi pesona tersendiri yang menarik datangnya ratusan pengunjung. Berfoto dan berpose dengan latar Danau Bacan biru menjadi kegiatan favorit yang tak pernah dilewatkan pengunjung.

Zaky salah satu pengunjung Danau ini mengatakan ia sengaja jauh-jauh datang mencari danau ini memang untuk foto selfie dan menguploadnya di social media. “Mengambil foto dengan latar danau berwarna biru ini hasilnya terlihat eksotik. Saya senang bisa mengambil foto disini, karena hasilnya seperti sedang foto-foto yang diambil dikawasan kawah gunung merapi” ujar mahasiswa ini.

Tak dipungkiri, foto-foto Danau Bacan yang beredar di dunia social media tak kalah eksotis dibandingkan dengan foto-foto Kawah Ijen atau foto Danau Kelimutu yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Padahal Danau Bacan sama sekali bukan danau Kawah, tetapi sebuah danau yang terbentuk akibat aktifitas pertambangan batubara. Proses eksplorasi batubara atau aktifitas tambang terbuka di kawasan tersebut telah meninggalkan cekungan yang akhirnya menjadi danau.

Gaduh di dunia social media terkait keberadaan Danau Bacan biru ini, memancing perhatian Walikota Sawahlunto. Ali Yusuf Walikota yang terkenal cepat tanggap dan sigap lobi kanan kiri ini datang bersama dinas terkait untuk melakukan survey. Kemungkinannya Danau Bacan biru ini pengelolaannya akan diserahkan kepada Pemerintahan Desa.

Bagi Ali Yusuf, Danau Bacan dua warna ini akan menjadi ikon wisata Sawahlunto, yang sesuai dengan visi menjadi Kota Wisata Tambang yang Berbudaya, dengan memanfaatkan kawasan bekas tambang. Untuk pengembangan kedepan Pemerintah akan melakukan survey terhadap kondisi air, kedalaman, struktur tanah dan selanjutnya akan dilakukan penataan dan pembersihan kawasan dalam waktu sesegera mungkin.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sawahlunto, Efriyanto yang mendampingi Walikota memaparkan bahwa pihaknya beberapa waktu yang lalu telah turun ke danau yang terkenal berkat sosial media tersebut. “Jadi tim kita sudah turun ke sana, kemudian juga sudah ada laporan dari Kecamatan terkait pengembangan destinasi danau tersebut ke depannya. Namun sebelum mulai action, tentu kita survey dan kita bahas dulu perencanaannya bersama masyarakat dan dinas terkait”, papar Efriyanto beberapa waktu lalu.

Efriyanto menambahkan, terkait pengembangan destinasi wisata baru tersebut ke depannya akan memprioritaskan potensi dan multiplier effect bagi masyarakat setempat. “Sehingga objek wisata tersebut bisa dikelola masyarakat, jadi roda ekonomi berputar pula di sana”, kata dia.

Efriyanto turut meminta adanya inisiatif dari masyarakat setempat untuk memulai pengembangan destinasi wisata danau Tomosu atau danau Bacan tersebut dari skala kecil dengan memanfaatkan APBDes. “Anggaran APBDes diperbolehkan untuk pemberdayaan masyarakat termasuk dengan pengelolaan destinasi wisata. Nah kami mendorong mulai ada inisiatif pembangunan dari masyarakat desa setempat, nanti untuk pengembangan skala besar dan jangka panjang barulah kita dari kota turun tangan”, tuturnya.

RNI

Lebih lengkap, baca:

The Public Edisi 13/29 Februari – 6 Maret 2016

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin didampingi Wakil Ketua BKSP DPD RI TB. M. Ali Ridho Azhari, Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Utara Maya Rumantir, dan Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek menerima Dubes Polandia Beata Stoczynka di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (24/1/2020)

DPD RI Dorong Indonesia-Polandia Tingkatkan Nilai Perdagangan

SpiritSumbar.com, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengajak Polandia untuk terus meningkatkan ...