Beranda - Headline - Ciptakan Guru Kreatif Dengan Sagusamba
Workshop Sagusamba di Payakumbuh
Workshop Sagusamba di Payakumbuh

Ciptakan Guru Kreatif Dengan Sagusamba

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Payakumbuh – Kepala dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agusdion membuak secara resmi  workshop Sagusamba ( Satu guru satu media white board animation ), di aula SMPN 4 Payakumbuh beberapa waktu lalu. Kegiatan yang bernuansa menambah kompetensi dan SDM guru-guru tersebut digelar IGI ( Ikatan guru Indonesia ) cabang Kota Payakumbuh.

Kegiatan yang akan berlangsung selama dua tahap tersebut seperti dilaporkan ketua panitia Nazli Anas, cukup mendapat respons dari kalangan guru-guru. Malah pesertanya bukan saja berasal dari kota Payakumbuh tapi sampai ke kabupatren Dharmasraya disamping dari kabupaten Linmapuluh Kota, Tanah Datar dan Agam. “ Untuk hari pertama ini saja diikuti lebih kurang 150 orang guru”, sebutnya Tahap pertama ini jadwalnya 16-17 Maret , dan tahap kedua 23-24 Maret, tambah Nazli.

Tujuan kita mengelar kegiatan ini adalah dalam rangka menambah daya kreatifitas dan inovasi guru-guru dalam kerangka meningkatkan kompetensinya, sebut ketua IGI Kota Payakumbuh Defi Marlitra pada kesempatan tersebut.Ikut memberikan kata sambutan saat itu Armel mewakili IGI Pusat,

Kadisdik Payakumbuh Agusdion pada keempatan itu menekankan, bahwa di era digital ini guru jangan sampai ketinggalan. Untuk itulah salah satu tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan IGI untuk menambah ranah cakrawala guru-guru.” Laptop itu kalau dapat berdayakan secara maksikmal. Jangan hanya ditenbteng saja hilir mudik”, sebutnya sembari guyon. ( wba ).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...