Beranda - Headline - Cekcok, Suami Hajar Sang Isteri Hampir Tewas

Cekcok, Suami Hajar Sang Isteri Hampir Tewas

Print Friendly, PDF & Email




Spirit Sumbar – Korban kekerasan terhadap perempuan terjadi di salah satu perkebunan sawit milik warga kabupaten Dharmasraya.

Seorang Suami penganiaya, kemudian menusuk istrinya hampir tewas ditangkap oleh satuan reskim Polres Dharmasraya, di jorong Kampung Baru kenegarian Sikabau Kabupaten Dharmasraya,Sumatera Barat, Jumat (22/1/2016).

Penganiayaan serta penusukan terhadap istri berawal dari peristiwa yang terjadi di halaman warung sate kambing yang terjadi, Kamis (21/1/2016) sore. Hal ini berawal adu mulut antara pelaku dan korban, sehingganya kejadian penganiayaan serta penusukan terhadap istri ini tidak dapat dihindarkan.

Menurut Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan, SIK, MM melalui Kasat Reskim Polres Dharmasraya AKP Lazuardi.SH mengatakan atas laporan warga. Telah terjadi penganiayaan serta penusukan terhadap seorang perempuan di halaman warung sate Kampung Baru kenegarian sikabau kecamatan Pulau Punjung, Kamis (21/1/2016) sore sekitar jam 16:45 wib.

“Mendapat laporan warga tersebut,kami bersama warga langsung ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Memang betul sekali, telah terjadi penganiayaan serta penusukan terhadap perempuan. Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan ternyata pelaku penganiayaan serta penusukan tersebut adalah berinisial EB (30). Sedangkan yang jadi koban penganiayaan serta penusukan adalah istrinya pelaku yang bernama Mariana (35).Korban mengalami penusukan pada bagian payah kaki serta perut, saat ini korban di rawat di RSU Solok menjalani perawatan,” ujarnya.

Kronologis sebelum kejadian korban ini bersama temannya sedang makan sate kambing di warung sate di daerah Kampung Baru kenegarian sikabau kecamatan Pulau Punjung. Setelah makan sate kambing, korban bersama temannya keluar warung. Saat itu pelaku datang dan menghampiri korban. Adu mulut terjadi, sehingga berujung pada penganiayaan serta penusukan. Korban sebelum ditusuk di siram dengan air raksa, sehingga mengenai wajah korban.

“Diduga pelaku ini sudah menyiapkan pisau dan air keras untuk melakukan penganiayaan serta penusukan,” ujarnya.

Mendapat informasi dari masyarakat, Jumat (22/1/2016) pagi polisi melihat pelaku di salah satu mushalla lagi duduk. Tanpa pikir panjang polisi bersamawarga langsung menangkap pelaku. “Dia diamankan ke mapolres Dharmasraya untuk mempertanggung jawabkan perbuatan,” tegas kasat reskim Polres Dharmasraya.

EKO

versi cetak, baca: The Public (terbit setiap Senin)

Cover The Public
Cover The Public
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kepala LPMP Sumatera Barat Berganti Tempat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melantik 136 pejabat dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ...