Selasa , 18 Desember 2018
Beranda - Pariwisata - Destinasi - Cegah Pungli, Pembayaran Biaya Pembuatan SKCK Online
Polres Solok Kota Terapkan Pembayaran Biaya Pembuatan SKCK Secara Online
Polres Solok Kota Terapkan Pembayaran Biaya Pembuatan SKCK Secara Online

Cegah Pungli, Pembayaran Biaya Pembuatan SKCK Online

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar, Solok– Polres Solok Kota terus berbenah dalam menjadikan lingkungan kerjanya sebagai wilayah bebas korupsi. Salah satu pembenahan yang dilakukan saat ini adalah dengan meninggalkan cara konvensional dalam pembayaran biaya pembuatan SKCK dan beralih pada pembayaran secara online.

Peralihan cara pembayaran itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Polres Solok Kota dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Solok. Tentang pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) penerbitan SKCK non tunai melalui ATM mini BRI, e-chanel BRI dan teller BRI di Aula Tertutup Polres Solok Kota, Rabu (1/8/2018).

Kapolres Solok Kota, ABP Donny Setiawan mengatakan, selama ini Sistem pembayaran pelayanan publik SKCK Sat Intelkam Polres Solok Kota masih menggunakan cara konvensional melalui pembayaran cash kepada petugas pelayanan SKCK.



Untuk meminimalisir biaya sekaligus mempermudah masyarakat dalam membuat SKCK, Polres Solok Kota meninggalkan cara konvensional itu, dan kini beralih dengan menggunakan system pembayaran secara online.

“Disamping menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah bebas korupsi, pembayaran secara online ini juga untuk menghilangkan kecurigaan masyarakat kepada petugas pelayanan SKCK,”ujar Donny Setiawan.

Dijelaskannya, pembayaran secara konvensional yang selama ini diterapkan, ternyata menimbulkan fitnah di tengah masyarakat. Buktinya, Ketika terjadi kenaikan beya pembuatan SKCK dari Rp 10 ribu menjadi Rp 30 ribu masyarakat curiga dan menilai Polres Solok Kota telah melakukan pelanggaran administrasi (maladaministrasi). Padahal, kenaikan beaya pembuatan SKCK dari Rp 10 ribu menjadi Rp 30 ribu oleh diatur oleh PP No 60 Tahun 2016.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menilai uang sebesar Rp 30.000 itu sangat mahal, serta menuding uang itu masuk kas Polri. Padahal menurut peraturan yang berlaku, uang tersebut masuk ke dalam kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak ( BNPB)



“Kita tak ingin fitnah ini sampai mengganggu persiapan Polres Solok Kota meraih Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi, maka mulai sejak ditandatangani nota kesepahaman ini pembaran biaya pembuatan SKCK dilakukan secara online,”ujar Donny Setiawan. (eri)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dua dari 5 pelaku judi yang diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara

Aduh, Pria Sudah Bau Tanah Kena Grebek Sedang Berjudi

SPIRITSUMBAR.com – Satuan Reserse  Kriminal (Satreskrim) dan Polsek Kotabumi Utara Polres Lampung Utara, grebek rumah ...