Beranda - Headline - Calon Pemimpin Sumbar Harus Punya Rekam Jejak Positif
Fadly Amran
Fadly Amran

Calon Pemimpin Sumbar Harus Punya Rekam Jejak Positif

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Jakarta – Pemimpin yang dibutuhkan Sumbar ke depan harus memiliki rekam jejak baik dan memiliki kapasitas mumpuni. Calon yang maju juga jangan hanya mengandalkan ketokohan, tapi harus paham kondisi spesifik daerah yang akan dipimpinnya. Tahu karakter masyarakat maupun budaya serta bisa mengayomi masyarakat dan merangkul aparatur sipil negara (ASN).

Hal tersebut diungkapkan Ketua KNPI Sumbar yang juga Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran dalam diskusi yang diadakan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di Hotel Balairung, Jakarta, Jumat (21/2) malam.

“Pemimpin itu harus bisa jadi politisi dan ayah bagi aparatur sehingga bisa mengaplikasikan program dengan baik. Lalu, memiliki kearifan dalam memanfaatkan potensi yang ada dan bisa bersinergi dengan DPRD serta berkolaborasi dengan tokoh masyarakat,” jelasnya.

Artikel Lainnya

loading…


Sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat, kepala daerah juga harus berani mengambil kebijakan meski dianggap tidak populis. “Sayang rasanya amanah rakyat kalau ketika memimpin hanya berani melaksanakan rutinitas dan bekerja karena niat populer dan pencitraan belaka,” tegasnya.

Fadly Amran mengatakan, pengalaman baru setahun lebih menjadi wali kota, kalau yang diperbuatnya hanya untuk pencitraan, maka Padangpanjang tidak akan berubah signifikan. “Kalau ada yang mem-bully, jadikan itu sebagai bagian dari risiko sebagai pejabat publik,” ujar Fadly.

Agar pemilih tidak seperti memilih kucing dalam karung, maka Fadly mendorong media massa, dan masyarakat terutama para anak muda untuk membedah satu per satu calon pemimpin Sumbar. Misalnya, media massa mesti membeberkan semua tentang calon pemimpinnya.

Dengan dibuka begitu, masyarakat bisa lebih mengenal lebih dalam tentang calon pemimpinnya. Tahu rekam jejak dan kapasitasnya. “Jadi, jangan hanya kulit-kulitnya saja yang diketahui publik. Buka rekam jejak dan kapasitasnya. Supaya masyarakat pemilih tahu dan bisa menentukan pilihannya sesuai dengan kualitas calon pemimpin, bukan karena dikasih uang,” ujar Fadly.



Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Orang tua calon peserta didik melakukan verifikasi data PPDB di SMA 6 Padang

Pemalsuan Suket Domisili untuk PPDB Mulai Terkuak

Spiritsumbar.com, Padang – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah mengumumkan hasil seleksi Pendaftaran Peserta ...