Minggu , 23 September 2018
Beranda - Headline - Bupati Solsel Berharap Lahirkan Tahfidz Muda Berprestasi
Bupati Solsel buka lomba tahfidz
Bupati Solsel buka lomba tahfidz

Bupati Solsel Berharap Lahirkan Tahfidz Muda Berprestasi

Print Friendly, PDF & Email

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria hadiri buka bersama dan tasyakuran memperingati 1 tahun berdirinya pesantren Harakatul Qur’an di Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu, (3/6/2018).

Bupati sangat mengapresiasi keberadaan pesantren Harakatul Qur’an yang berkembang secara cepat. Kendati baru berdiri selama satu tahun. “Diharapkan kedepannya akan melahirkan tahfidz muda yang berprestasi. Sehingga, dapat menjadi calon-calon pemimpin yang islami,” katanya.

Menurutnya, mari upayakan untuk melahirkan santri-santri penghafal Qur’an yang berkualitas sebagai generasi penerus buya Hamka.

“Selain itu, saya di Solok Selatan juga berobsesi untuk melahirkan 1.000 tahfizd yang berkualitas sesuai visi misi sejahtera dan religius,” jelasnya.



Kedepan kata Muzni, bisa bersnergi dalam melahirkan tunas muda para penghafal Qur’an. Menjadikan kabupaten yang berada di ujung provinsi tersebut sebagai daerah yang religi.

Sementara, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN), Imam Bonjol Padang, Dr Eka Putra Wirman menyampaikan bangga dengan Bupati Solok Selatan mempunyai obsesi yang sama untuk mengembangkan pendidikan keagamaan. “UIN insyaallah bersama-sama siap untuk menyelesaikan program-program ini. Kami tetap berupaya maksimal,” katanya.

Sementara itu, Pembina pesantren Harakatul Qur’an, Ustadz Syukur Usman mengucapkan terimakasih terhadap kedatangan Bupati Solsel beserta Rektor UIN Imam Bonjol Padang dalam acara tasyakuran ini.

“Pesantren ini dibangun Februari 2017 lalu, baru satu tahunan dibangun Alhamdulillah kami bisa membangun bangunan berlantai dua, yang dapat menampung santri-santri untuk dididik menjadi hafidz-hafidz Qur’an,” katanya.

Pesantren ini berdiri dengan luas 4000 meter persegi dan berasal dari tanah wakaf CV Citra Dragon (keluarga ustadz Syukur Usman).



“Semenjak pesantren ini berdiri baru satu-satunya kepala daerah yang berkunjung kesini, ini merupakan kehormatan dan untuk menjaga silaturahmi dan ukhuwah islamiah sehingga kami dapat bekerjasama untuk memajukan pendidikan agama sesuai dengan visi misi bupati yaitu sejahtera religius,” pungkasnya (Hum/Arun)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Minat Penentu Kesuksesan

Oleh: Yoan Valenza (Siswa SMAN.1 Pulau Punjung ) Menurut hasil penelitian psikologi menunjukkan bahwa kurangnya ...