Beranda - Berita Pilihan - BNNK Solok Tangkap Pengedar Narkoba

BNNK Solok Tangkap Pengedar Narkoba

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMNAŔ.com- Setelah melakukan pengintaian selama ďua minggu, Tim BNNK Solok  menanģkap OV (44),salah seorang pengedar shabu di Simpang Sentral Sawah Sudut Nagarì Selayo, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.

Kepala BNNK Solok, Azzizurrahman dalam keterangan persnya di Solok,Kamis (7/3/2019)  mengatakan, penangkapan itu berawal dari pengintaian yang dilakukan Tim Brantas BNNK Solok dibawah pimpinan AKP Joko Sunarno SH MH

“Tim Brantas talah melakukan pengintaian selama dua minggu sebelum penangkapan,”ujar Azizzurrahman.

Lebih jauh diungkapkannya, Dalam penangkapan itu  Tim Brantas berhasil mengamankan tersangka besrta barang bukti berupa paket kecil shabu seberat 0,53 gram.

Tim Brantas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu buah kotak permen merek Pagoda warna hitam, satu unit HP merek Nokìa tipe 202 warna hitam, satu alat hisap shabu ( bong), 2 korek api mancis warna hijau dan orange, dua buah plastik klim kecil warna bening, dua lembar uang pecahan seratus ribu rupiah dan satu timbangan diigital kecil merek Constant.

“Dengan ditemukannýa barang bukti berupa timbangan diigital ini menguatkan dugaan bahwa OV bukan sekedar pemakai, melainkan juga sebagai pengedar,”kata Azzizurrahman.

Semenťara, Kasi Pemberantasan BNNK Solok, AKP Joko Sunarno mengatakan, pengintaian dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa OV sering mengkonsumsi shabu, bahkan juga sekaligus menjual shabu pada pelanggannya secara rahasia.

 Setelah melakukan pengintaian selama dua minggu, Tim Brantas mendapat kesempatan bagus untuk melalukan penangkapan. Karena takut buruan lepas, Tim nekad melalukan penangkapan, sekalipun tanpa senjata api. Karena memang kenyataannya sampai harì ini BNNK  Solok belum dilengkapi dengan senjata api.

“Saat penangkapan OV  kami tidak menemukan barang bukti
Akan tetapi kami curiga dengan kamar yang terkunci. Lalu kami masuk kamar itu lewat jendèla, ternyata semua barang bukti ada di kamar tersebut,”ujar Joko Sunarno.

Berdasarkan pengakuan OV saat diinterogasi, kata Joko Sunarno, tersangka mendapatkan shabu dengan cara membeli kepada “H” di Batusangkar dengan harga Rp 1200 000 per paket kecil. Paket kecil shabu itu sesampai di Solok di racik lagi oleh OV menjadi beberapa paket yang lebih kecil atau paket hemat.

“Berdasarkan pengakuan tersangka saat diinterogasi, dia telah melakukan praktik jual beli shabu ini selama dua tahun,”ujar Joko Sunarno.

Ditambahkannya, OV sekarang dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a  UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 4 tahun penjara. (eri)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Final MKC II, Para Finalis Bakal Adu Suporter

SPIRITSUMBAR.com – Turnamen kolosal terbesar di Ranah Minang telah mencapai puncaknya. Empat tim bakal bertarung ...