Beranda - Headline - Bindes Tugas Rangkap, Kesehatan Masyarakat Terpinggirkan
Tempat pelayanan masyarakat di Sisawah yang sering terkunci (foto Rzl)
Tempat pelayanan masyarakat di Sisawah yang sering terkunci (foto Rzl)

Bindes Tugas Rangkap, Kesehatan Masyarakat Terpinggirkan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Sumpur Kudus – Warga Jorong Kabun, Kenagarian Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung mengeluhkan pelayanan kesehatan setempat.

loading…


Pasalnya Bidan Desa yang bertugas di Poskesri tersebut jarang berada di tempat. Sehingga warga yang ingin berobat sering pulang pergi ke Rumah Sakit yang berada di pusat kota Muaro Sijunjung.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga kabun yang enggan namanya ditulis. Bidan Desa yang Berinisial MK tersebut hanya hadir ketika ada Posyandu. Sedangkan hari-harinya lainnya sangat jarang berada di tempat “Kadang hadirnya 1bulan sekali, keesokan harinya dia sudah pergi lagi. Hampir setiap kali dibutuhkan tidak ada ditempat”. Keluhnya

Padahal, lanjut dia. Ketika musim hujan Karena kabun masih terisolir untuk pergi berobat ke Muaro Sijunjung dengan jarak lebih kurang 7 Km sangat sulit dilalui kendaraan. “Kami berharap kepada Pemerintah Daerah Kab. Sijunjung melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan teguran kepada petugas terkait, sehingga kedepanya bisa lebih baik lebih utamanya Bidan Desa bisa berdomisili di Poskesri Kabun. Sehingga bisa melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk berobat,”harapnya

Dikonfirmasi terpisah, Senin, (3/7). Pj Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sijunjung Drg. Ezwandra, M.Sc mengatakan pihaknya akan mendudukan permasalahan ini dengan wali nagari setempat. Sedangkan masalah Bidan Desa yang bertugas di Poskesri Kabun tersebut mempunyai tugas rangkap “Dia tidak hanya bertugas di Kabun saja. Namun, dia juga ada pekerjaan ditempat lain makanya dia jarang masuk,” jelas Ezwandra (Rzl)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Artikel lainnya:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Timnas Indonesia saat laga ujicoba melawan Myanmar (foto PSSI)

Hadapi Hongkong, Pembuktian Bagi Timnas Senior

Spiritsumbar.com – Tim Nasional Indonesia bertekad meraih kemenangan melawan Hongkong pada laga uji coba internasional ...