Beranda - Pariwisata - Event - Bersama Wako Mahyeldi, Para Bule Ikut Memasak Randang
Walikota Mahyeldi, Wawako Emzalmi dan Sekda Nasir Ahmad juga ikut memasak rendang (foto: S. Datuak - Spirit Sumbar)
Walikota Mahyeldi, Wawako Emzalmi dan Sekda Nasir Ahmad juga ikut memasak rendang (foto: S. Datuak - Spirit Sumbar)

Bersama Wako Mahyeldi, Para Bule Ikut Memasak Randang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.co.id – Juru masak kapal perang Angkatan Laut (AL) dari negara-negara peserta kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016 merasakan sensasi memasak randang di Pantai Purus Kota Padang, Rabu (13/4/2016).

Sebanyak seratus tungku dan 100 kg daging ikan tuna untuk bahan randang disediakan Pemerintah Kota Padang guna memeriahkan pertemuan AL dari 36 negara tersebut.

Para delegasi dari seluruh penjuru dunia ini ikut memasak randang bersama Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo, Wakil Walikota Emzalmi dan Sekda Nasir Ahmad serta beberapa kepala SKPD. Masyarakat dan para pengunjung pantai juga turut antusias menyaksikan kegiatan mengolah kuliner khas Padang ini.

Walikota Mahyeldi menyebut kegiatan marandang berbahan tuna ini sebagai upaya untuk lebih memperkenalkan masakan khas Padang ke dunia sekaligus memperkenalkan Pantai Padang yang indah dan layak menjadi destinasi wisata favorit.

Menurutnya, randang yang sudah mendunia bukan saja bisa diolah dari bahan daging tetapi juga dari bahan ikan tuna.

“Obyek wisata yang indah ini kita sandingkan dengan kekhasan kuliner yang dikenal sebagai makanan terlezat di dunia. Ini akan membuat Padang semakin dikenal,” katanya.

Selain kegiatan marandang, Pemko Padang juga berinisiatif melaksanakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Sail Komodo 2016 ini.

Sejak Selasa (12/4/2016), diadakan Festival selaju sampan antar tim kelurahan di Kota Padang. Sedangkan, Rabu, (13/4/2016) digelar pula pertandingan eksebisi sepak bola pantai antar tim AL peserta MNEK.

S.Datuak.

Lebih lengkap, baca versi cetak:

Polisi baca The Public
Polisi baca The Public
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Momentum Harkitnas, Saatnya Kembali Bersatu

SPIRITSUMBAR.com – Lembaga  Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat melaksanakan upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ...