Beranda - Headline - Beri Pelayanan Manusiawi Bagi Penyandang Disabilitas
Walikota Padang memukul gong dalam pembukaan pertemuan tingkat tinggi Walikota Indonesia Untuk Kota Inklusif ke-6 di salah satu Hotel di Kota Padang, Selasa, 27/9/2016.
Walikota Padang memukul gong dalam pembukaan pertemuan tingkat tinggi Walikota Indonesia Untuk Kota Inklusif ke-6 di salah satu Hotel di Kota Padang, Selasa, 27/9/2016.

Beri Pelayanan Manusiawi Bagi Penyandang Disabilitas

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Pemerintah Kota Padang mendapat apresiasi luar biasa dari Kementerian Sosial, ILO dan UNESCO terkait kepeduliannya terhadap peyandang disabilitas.

Selain karena telah memiliki Perda disabilitas dan sekolah inklusi yang mencapai ratusan, Padang juga sudah mulai mengarahkan semua pembangunan infrastruktur yang lebih ramah terhadap penyandang disabilitas .

“Kota Padang memang luar biasa dan paling peduli dengan penyandang disabilitas. Kota ini telah memiliki Perda tentang Pemenuhan dan Perlindungan hak-hak penyandang disabilitas. Bahkan Perda ini lahir sebelum pemerintah pusat mengeluarkan UU No 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Kita patut mengapresiasinya,”sebut Dra Eva Rahmi Kasim, fungsional Analis Kebijakan Madya, Biro Perencanaan, Kementrian Sosial RI pada pembukaan pertemuan tingkat tinggi Walikota Indonesia Untuk Kota Inklusif ke-6 di salah satu Hotel di Kota Padang, Selasa, 27/9/2016.

Hadir pada acara tersebut Direktur UNESCO Jakarta Dr.Shahbaz Khan, Direktur ILO country office indonesia, Francesco D’ Ovidio, Direktur Eksekutif Apeksi, wako Ambon, wakil walikota Tanjung Pinang, wakil walikota Jambi, wakil walikota Tanjung Balai, wakil walikota sawahlunto, walikota Metro, walikota Banda Aceh, bupati Mentawai, wakil walikota Tanggerang Selatan, Sekda kabupaten Agam, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia, Gufroni, Perhimpunan Perempuan Disabilitasi Indonesia serta tamu undangan lainnya dari seluruh daerah di Indonesia.

Selanjutnya

[ 1 ]   [ 2 ]

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Teja Paku Alam

Teja Paku Alam Gantikan Awan Setho di Timnas Senior

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memutuskan memanggil kiper Semen Padang, Teja Paku ...