Beranda - Headline - Baznas Terima Zakat Gubernur dan ASN
Gubernur serahkan zakat melalui Baznas
Gubernur serahkan zakat melalui Baznas

Baznas Terima Zakat Gubernur dan ASN

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan Zakat bulan Juni 2017 ke Baznas. Zakat tersebut an Gubernur beserta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera yang diserahkan di ruangan Gubernur Rabu (14/6/2017) siang.

Zakat mal bulan Juni 2017 berjumlah Rp.494.455.000,- diserahkan ke Baznas provinsi. Dalam arahannya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan agar pembayaran zakat ini lebih digaungkan apalagi bapak Presiden juga melakukan hal yang sama.”Presiden minta ini untuk digelorakan,” katanya IP

Sementara gubernur juga mengingatkan karena SMA/SMK telah menjadi kewenangan provinsi otomatis secara kepegawaian juga bertambah ke provinsi, tentunya perlu kita pikirkan pula bagaimana kewajiban zakatnya.

Hadir pada kesempata itu Sekretaris Daerah Ali Asmar, Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat Syamsul Bahri Khatib, Kabiro Bina Mental Syafril.

Lebih lanjut disampaikannya, membayar zakat kewajiban sebagai seorang muslim, dulu mulanya ada yang alergi dan ada yang menggangap kalau sudah bayar pajak itu sudah bayak zakat.

Insya Allah kita sampai hari ini sudah lebih mengerti tentang zakat. Mudah-mudahan kerja sama semua pihak menjadi amal baik di kemudian hari.

Sementara Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat Syamsul Bahri Khatib memberikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada para muzzaki PNS, muzzaki berbagai profesi dan Badan Usaha yang berzakat ke Baznas, semoga zakat yang dikeluarkan akan dibalasi oleh Allah SWT dengan pahala berlipat ganda.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan bertambahnya ASN di Provinsi dimana SMA/SMK kewenanagan provinsi, kita akan buatkan regulasi dan maknisme yang cocok. (rel)

Editor : Saribulih

Artikel lainnya:

loading…


Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dalam Satu Malam, Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polres Dharmasraya

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam anggota Satuan Resnarkoba Polres Dharmasraya, mengamankan dua orang yang ...