Beranda - Covid19 - Awas, Abrasi Sungai Batang Sinamar Mengancam
Seorang bocah termenung di tebing yang tergerus Batang Pasaman - Foto: Buyung/Spirit Sumbar
Seorang bocah termenung di tebing yang tergerus Batang Pasaman - Foto: Buyung/Spirit Sumbar

Awas, Abrasi Sungai Batang Sinamar Mengancam

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Akibat tingginya intensitas hujan pada medio bulan lalu, membuat aliran Sungai Batang Sinamar beberapakali meluap dan bahkan terjadi abrasi mengikis tebing sungai yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari pagar RSUD dr. Achmad Darwis di Suliki.

Jika Pemrop Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota tidak segera menyikapi ancaman abrasi Sungai Batang Sinamar yang berada di belakang  RSUD dr. Achmad Darwis di Suliki ini, maka dipastikan rumah sakit milik Pemkab Limapuluh Kota itu terancam abruk.

Pantauan Spirit Sumbar, pengikisan tebing sungai Batang Sinamar itu sangat cepat. Dulu, tebing sungai berjarak sekitar 100 meter dari pagar belakang RSUD dr. Achmad Darwis Suliki. Namun, karena terus digerus luapan air bah, diperkirakan tebing sungai hanya berjarak sekitar 20 meter dari padar bangian belakang RSUD dr. Achmad Darwis Suliki.
Sementara itu Direktur RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, dr. Muryani Dhatri didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Logistik, Ibnu Mardahillah, S.ST kepada awak media mengatakan, mengaku was-was atas ancaman abrasi Sungai batang Sinamar tersebut.

“Benar, pengerusan tebing sungai Batang Sinamar itu sangat mengkhawatirkan. Hasil pengamatan kami, pengerusan tebing sungai sangat cepat. Bayangkan, dari pertengah Juni 2015 sampai 1 Februari 2016 (9 bulan) kondisi gerusan bertambah 12 meter dari keadaan normal. Sedangkan sejak 2 sampai 8 Februari, ketika Kabupaten Limapuluh Kota dilanda banjir besar, gerusan sungai Batang Sinamar bertambah 8 meter atau 20 meter dari keadaan normal. Intinya, jika abrasi ini terus bertambah, kita khawatir aset rumah sakit seperti teravo, gudang B-3 serta IPAL akan terbawa arus,” ungkap Ibnu Mardahillah.

Terkait kekhawatiran ini, tambah Ibnu Mardahillah, pihak RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, tanggal 15 Februari lalu  sudah mengirimkan surat kepada Bupati Limapuluh Kota untuk segera menanggulangi ancaman abrasi sungai Batang Sinamar tersebut.

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pilkada Serentak 2020 Tanpa Kampanye Akbar

  Spiritsumbar.com,Solok- Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 berbeda dengan Pikada sebelumnya, karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19. Namun ...