Selasa , 24 September 2019
Beranda - Foto - Apel Pagi Bukti Persiapan Layanan Kepada Mereka
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan langsung bertindak sebagai pejabat pengambil apel (Eko - Spirit Sumbar)
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan langsung bertindak sebagai pejabat pengambil apel (Eko - Spirit Sumbar)

Apel Pagi Bukti Persiapan Layanan Kepada Mereka

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Apel gabungan Kecamatan Koto Baru, Senin 14 November 2016 tak seperti biasanya. Meski terlambat setengah jam dari jadwal, namun kehadiran peserta cukup banyak, meskipun ada beberapa unit kerja yang terlihat tidak hadir. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan langsung bertindak sebagai pejabat pengambil apel. Tampak mendampingi Bupati tiga Staf Ahli yang setia H. Syahril Syahda, H. Zubrizal dan H. Martoni, kemudian Kabag Humas dan Protokol Budi Waluyo, Kabag Tata Pemerintahan Asril dan para petugas ring satu.

Dalam pengarahannya, Bupati minta agar para petugas kecamatan agar lebih berdisiplin dalam memberi layanan kepada masyarakat. Selain disiplin waktu, juga harus ramah dan rapi. Dengan begitu, masyarakat akan merasa senang mendapat pelayanan. “Jangan ada lagi petugas yang datang pukul 10.00 WIB. Apel pagi ini sekaligus menunjukkan kepada masyarakat, bahwa kita sudah siap memberikan layanan mulai dari pagi hari kepada mereka. Tapi kalau kita baru datang siang, maka masyarakat akan jengkel dengan layanan kita,” kata bupati yang juga kader PDI-P ini.

Usai apel pagi, bupati beramah tamah dengan para punggawa kecamatan dan berselfieria. Setelah itu dilanjutkan sarapan pagi bersama dikantor camat Koto Baru bersama Muspika Koto Baru, hadir Danramil Kapten Inf. M. Yamin Lubis dan para walinagari terpilih. Dalam sarapan pagi itu, Camat Nasution menghidangkan lontong bakwan yang enak.

Penulis : Eko Uskyanto

Editor : Saribulih

Lebih lengkap di versi cetak

Cover Edisi 22 (Terbit Setiap Senin)
Cover Edisi 22 (Terbit Setiap Senin)
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Limapuluh Kota Kembali Gelar Diklat Cakepsek

SPIRITSUMBAR.com, Limapuluh Kota – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah kepala sekolah di jenjang pendidikan dasar ...