Beranda - Fokus - APBD 2017, Kota Padang Alami Penurunan Penerimaan
Penyerahan KUA PPAS APBD 2017 oleh Walikota Mahyeldi pada DPRD Padang, Erisman
Penyerahan KUA PPAS APBD 2017 oleh Walikota Mahyeldi pada DPRD Padang, Erisman

APBD 2017, Kota Padang Alami Penurunan Penerimaan

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Berdasarkan beberapa kebijakan dan ketentuan, anggaran belanja ditetapkan sebesar Rp2,213 triliun yang dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp1,223 triliun (55,28 persen) dan belanja langsung Rp989,79 miliar (44,72 persen) dari total APBD 2017.

Hal itu disampaikan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah dalam rapat paripurna DPRD Padang, Senin, 31/10/2016 tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Padang 2017

Lebih detil, Mahyeldi menjelaskan, mengenai pembiayaan daerah,   dalam KUA-PPAS APBD 2017 meliputi semua transaksi keuangan daerah yang mengakibatkan daerah menerima manfaat yang bernilai uang dari pihak lain. Untuk penerimaan pembiayaan keseluruhan diperkirakan sebesar Rp220,016 miliar atau turun dari APBD 2016 sebesar 39,02 persen, yakni Rp383,307 miliar lebih.

Selain itu, pada penerimaan pembiayaan tersebut yang ditampung ialah perkiraan penerimaan yang bersumber dari sisa lebih anggaran 2016 sebesar Rp75,200 miliar dan pinjaman daerah Rp31,136 miliar dan penerimaan piutang dari penundaan DAU 2016 sebesar Rp121,68 miliar.

Sementara, untuk pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp8 miliar dengan rincian penyertaan modal pada PDAM Rp3 miliar dan Padang Sejahtera Mandiri sebesar Rp5 miliar.

Sementara, Ketua DPRD Padang, Erisman mengatakan, badan anggaran (Banggar) DPRD Padang, akan segera melakukan pembahasan terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Padang 2017 yang telah disampaikan Walikota Padang, Mahyeldi

Penulis : Datuak

Editor : Saribulih

Cover Edisi 35 (terbit tiap Senin)
Cover Edisi 35 (terbit tiap Senin)
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rahmi

HOTS Dalam Matematika SMA

Menganalisis berarti memahami masalah yang terdapat dalam soal. Kita akan menganalisis apa-apa saja informasi yang ...