Beranda - Headline - Aparat Amankan Pemasok Daging Babi Sate KMS

Aparat Amankan Pemasok Daging Babi Sate KMS

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Tim Gabungan Pemko Padang berhasil membekuk pemasok daging babi sate merk KMS B di Tugu Padang Area  Simpang Haru, depan SMK 2 Padang, Kecamatan Padang Timur, Padang, Selasa (29/1/2019) sekira pukul 20.25 WIB.

Baca : Heboh, Sate Daging Babi Beredar di Padang

“Pemasok daging babi, STVN bersama barang bukti seberat 2 kg, diamankan di depan SPBU Mata Air, Jl Sutan Syahrir Padang,” ungkap Kepala Disperindag, Endrizal sebagaimana dilansir Valora.co.id.

Setelah itu, S digiring ke lokasi penyimpanan daging babi itu di kediamannya di Komplek Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Padang. Di lokasi itu, merupakan kediaman orang tua pemasok, KSP (55) yang merupakan warga keturunan.

Pengakuan KSP saat dimintai keterangan oleh petugas, dia menjual daging babi seharga Rp95 ribu per kg. KSP juga mengaku, baru menjual daging babi ini ke D yang merupakan istri pedagang sate KMS, B (55) selang sepekan terakhir.

“Yang bersangkutan menjual daging ke D yang diaku daging sapi. Pesanan ini kemudian diantar ke asrama TNI AD di Simpang Haru, Kota Padang,” ungkap Endrizal.

Keterangan berbeda diperoleh dari S. Menurut mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Padang itu, D menyadari bahwa yang dipesannya itu daging babi. “Kami memasok sebanyak 5 kg daging babi setiap hari ke D yang dijual seharga Rp40 ribu per kg-nya,” ujar S.

Dikatakan S, daging babi itu diperoleh dari daerah Pesisir Selatan. “Pemilik Sate KMS ini telah berlangganan dengan kami sejak setahun terakhir,” ungkap S.

Sementara, Kepala Disperindag Padang, Endrizal memastikan, sebelum penggerebakan, telah melakukan pengujian sampel sebanyak dua kali. Yang pertama, sekitar 1,5 bulan lalu dan terakhir pada 25 Januari 2019 lalu. Hasilnya, sate tersebut positif dari daging babi.

Hingga pukul 22.50 WIB, proses pemeriksaan di Disperindag dengan melibatkan Balai POM Padang dan tim Pemko Padang masih berlangsung. (*)

Selanjutnya : Penjual Sate Daging Babi Diamankan

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemkab Dharmasraya Gelar Mutasi di Idul Fitri

SPIRITSUMBAR.com – Setelah Pileg dan Pilpres kemudian melaksanakan hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 ...