Beranda - Covid19 - Anggota DPRD Pasbar Semprot Masjid Mukhlisin

Anggota DPRD Pasbar Semprot Masjid Mukhlisin

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pasaman Barat – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto bersama masyarakat lakukan penyemprotan massal cairan desinfektan, di lokasi Masjid Al Mukhlisin, Jorong Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jum’at (3/4/2020).

Penyemprotan Cairan Desinfektan ini, juga di ikuti oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Basarnas, Camat Pasaman, Babinsa, Babinkabtibmas, Kepala Jorong dan masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat dari Fraksi Partai Demokrat  Sifrowati Yulianto, mengajak masyarakat melakukan penyemprotan cairan desinfektan secara mandiri, juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Terapkan pola hidup sehat yang dimulai dari diri kita sendiri, dengan cara rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Juga dengan menggunakan cairan antiseptic yang telah dibuat oleh tim relawan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan tersebut lebih merujuk kepada fasilitas-fasilitas umum. karena menurutnya, tempat-tempat umum tersebut lebih berisiko untuk penularan Covid-19.

“Selain untuk menjaga kesehatan, juga ingin menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ingin beribadah di masjid ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Jorong  Bandarejo, Hariyanto, mengatakan bahwa, selama Pandemi Covid-19 yang telah melanda daerah Kabupaten Pasaman Barat juga di Indonesia dan dunia ini, Masjid Al-Mukhlisin ini tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

“Alhamdulliah, masjid di daerah kita masih berjalan normal. Sholat Jum’at dan sholat lima waktu, masih dilaksanakan secara berjamaah,” ujarnya.

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Camat Sungai Tarab saat meninjau kesiapan objek wisata Duo Bidadari

Jelang New Normal, Sungai Tarab Gali Potensi Duo Bidadari

Spiritsumbar.com, Tanah Datar – Masa pendemi Covid-19 sudah akan memasuki masa Normal Baru. Dimana aktivitas ...