Beranda - Headline - Anggota DPRD Padang Apresiasi Program Warga Banuaran
Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran, Saribulih saat memberikan sambutan pada nobar G30S
Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran, Saribulih saat memberikan sambutan pada nobar G30S

Anggota DPRD Padang Apresiasi Program Warga Banuaran

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com | Padang –  Suatu hal yang lebih menarik, para warga tidak langsung pulang usai menyaksikan film yang berdurasi 4 jam 37 menit tersebut.  Walau waktu telah menunjukkan pukul 00.50 wib, para warga justru melanjutkan dengan melakukan diskusi. (Sebelumnya: Diawali Makan Bersama, Ratusan Warga Ikut Nonton Film G30S/PKI)

Menurut mereka film tersebut sangat bagus untuk ditonton demi mengingatkan tragedi sejarah. Namun, mereka juga berharap agar ada versi yang lebih ramah sebagai tontonan anak-anak.

Anggota DPRD Padang Masrul memberi apresiasi terhadap program silaturahmi warga RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran ini. Menurutnya, nonton bareng pengkhianatan G30S/PKI, memberi pengetahuan kepada generasi muda, akan kejamnya aksi mereka. Film ini, juga  mengingatkan kepada generasi muda kini akan bahaya laten PKI dan mengajak para generasi muda untuk mencegah bangkitnya kembali PKI di NKRI tercinta ini.

“Film ini mengingatkan dan menyuruh kita selalu waspada, terhadap kekejaman PKI. Namun, untuk anak anak memang kurang pas lantaran banyak dibumbui dengan adegan sadis. Memang sangat baik pemerintah menciptakan versi baru agar layak menjadi tontonan bagi anak-anak. Agar mereka lebih mengetahui sejarah bangsa,” Firman Putra, salah seorang warga RT 04 RW 11, Minggu (1/10/2017) dini hari.

Sementara, Aidil warga RT 05 RW 11 Kelurahan Banuaran mengaku sangat antusias menyaksikan film G30S/PKI tersebut. Apalagi, film tersebut ujarnya ditonton secara bersama sama, tentu memberikan suasana tersendiri.

“Kami sangat senang adanya nonton bareng ini, karena bisa mengerjakan tugas yang diberikan sekolah untuk meresume secara bersama,” ujar salah seorang pelajar SMP 4 Padang ini.

Dengan adanya larangan nonton bareng sampai tuntas oleh Ketua RT 04, Aidil mengaku sangat senang. Karena, dia juga merasa ngeri saat anak Jenderal D.I. Panjaitan melumurkan darah pada wajahnya. “Saya juga sudah merasa ngeri, terutama penculikan pada Jenderal Panjaitan,” ujarnya.

Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Saribulih mengatakan diskusi dilakukan untuk memberikan masukan pada anak anak dalam membuat resume. Lebih dari itu, nonton bareng juga bertujuan untuk tetap terjaganya hubungan silaturrahim yang telah terbangun selama ini.

“Berkumpul bukan hanya sekedar mendampingi anak untuk nonton bareng. Kita juga makan bersama, berdiskusi, bercengkrama dan bercanda ria sambil menikmati makanan ringan yang juga telah disediakan oleh kaum ibu dengan cara badoncek,” ujarnya (Zetri)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

SK Keluar, Pengurus SMSI Sumbar Gelar Rapat Perdana

Spiritsumbar.com, Padang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Barat mengawali kiprahnya dengan menggelar ...