Beranda - Headline - Anggaran Dewan Pers Dipangkas Bakal Perpendek Umur Media Cetak
Komisi I DPR RI saat diskusi dengan Dewan Pers

Anggaran Dewan Pers Dipangkas Bakal Perpendek Umur Media Cetak

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Anggaran Dawan Pers yang selama ini dialokasikan lewat APBN mengalami pengurangan dari usulan awal yang diajukan oleh Dewan Pers kepada DPR lewat pemerintah. Tetapi pemotongan tersebut tak terkait dengan alokasi anggaran operasional Dewan Pers.

Hal itu ditegaskan Effendi Simbolon anggota Komisi I DPR di ruangan presroom DPR RI saat diskusi dengan Ketua Dewan Pers Yoseph Prasetyo di Jakarta Kamis (8/11/2018)  lalu.

Cuma Effendi tak menjelaskan besaran anggaran yang dipotong oleh Komisi I DPR yang menjadi mitra kerja Dewan Pers, dan berapa usulan yang diajukan dalam pagu indikatif awal sebelumnya.

Secara prinsip, Effendi hanya mengatakan pers sekarang mengalami pergeseran sejak adanya media sosial gadget.”Siapa saja yang punya gadget sekarang bisa membuat berita, yang menjadi firal ditonton oleh orang banyak meski bukan sebagai wartawan seperti yang diatur didalam UU Pers,” jelasnya.

“Saya sudah minta agar UU Pers dan UU Penyiaran dirubah, karena fungsi Komisi Penyiaran Indonesia belum efektif setelah izin TV siaran milik swasta diperpanjang oleh Menkominfo. Disisi lain isi siaran TV berizin banyak yang dipertanyakan,” ujarnya.

Tidak cuma hanya itu, independensi pemberitaan media cetak disorot juga oleh Ketua Dewan Pers Yoseph Prasetyo.
Sejak ada wartawan yang menjadi politisi, jadi caleg sampai pemilik media yang memimpin partai politik.
Saya kawatir umur media cetak akan hilang lebih cepat dari yang diperkiraan semula, apabila media tak menjalankan fungsinya.

“Nasib media hari ini hanya tinggal di news room. Oleh karena itu news room harus independen adalah kuncinya, Kalau ada berita yang ditolak, wartawan dapat mengadukannya kepada Dewan Pers,” tantang Yoseph.

Sebelumnya pejabat Menkominfo saat berdiskusi dengan tema berbeda yang terkait dengan gadget ilegal impor.
Kemenkominfo akan menerbitkan Peraturan Menteri yang akan mengatur pendaftaran IMEI yang beredar di dalam negeri untuk mencegah masuknya gadget selundupan.

Yang nantinya akan berkerjasama dengan asosiasi GSM internasional. Dengan demikian maka gadget yang tidak memiliki IMEI yang tak terdaftar, akan terblokir otomatis atau tidak bisa dipergunakan. (Erwin Kurai).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemain Timnas U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico. (foto pssi)

Sutan Zico Bakal Hadir di Opening Ceremony Minangkabau Cup 2018

SPIRITSUMBAR.com – Opening Ceremony Minangkabau Cup II tahun 2018 bakal tampil dalam suasana heboh dan ...